Strategi Cegah Korupsi ala Prabowo, Sejahterakan Pejabat Sejak Dini

Denada S Putri, Dea Hardiningsih Irianto

Kamis, 17 Juli 2025 | 20:31 WIB
Strategi Cegah Korupsi ala Prabowo, Sejahterakan Pejabat Sejak Dini
Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. [Ist]

Suara.com - Langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menunjuk sejumlah wakil menteri (wamen) yang merangkap jabatan sebagai komisaris di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapat penegasan dari Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar soal jabatan ganda, tapi bagian dari upaya sistematis untuk menghalau godaan korupsi sejak awal.

Dalam kegiatan Pencanangan Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2025 dan penyusunan Zona Integritas Kementerian Transmigrasi, Iftitah menjelaskan bahwa prinsip dasarnya adalah kesejahteraan yang memadai akan mendorong integritas pejabat negara.

"Kami sendiri, saya maksudnya, dan Wakil Menteri sebagai kepanjangan tangan dari Bapak Presiden berada di Kementerian Transmigrasi ini sudah cukup, bahkan lebih dari cukup untuk kehidupan masing-masing,” kata Iftitah di Balai Makarti, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, 17 Juli 2025.

Iftitah menyebut, penunjukan wamen sebagai komisaris justru merupakan langkah preventif agar tidak ada celah bagi perilaku menyimpang.

Dengan penghasilan yang dianggap layak, diharapkan para pejabat tak perlu mencari penghasilan tambahan dari sumber yang tidak sepatutnya.

"Bahkan sekarang mengapa wamen itu diberikan juga posisi sebagai komisaris dalam rangka supaya tidak ada lagi alasan untuk mencari-cari sesuap nasi dari tempat yang tidak halal, yang tidak sepatutnya," tambah dia.

Ia menyatakan, pendekatan ini merujuk pada praktik tata kelola pemerintahan di Singapura—negara yang dikenal sukses dalam membangun sistem birokrasi bersih.

"Ini juga belajar contoh misalkan benchmark dari Singapura. Singapura sebelum mereka dilarang korupsi, kebutuhannya dicukupi,” ujar Iftitah.

baca juga

Tak hanya soal elite, Iftitah juga menyinggung relevansi kesejahteraan bagi para pegawai di lingkup kementeriannya.

Ia mengakui bahwa produktivitas dan integritas juga bertumpu pada aspek finansial yang stabil.

"Lalu bagaimana dengan pegawai? Pak, kami juga butuh kesejahteraan. Ini nanti akan timbal balik,” lanjut dia.

Iftitah menyampaikan apresiasi atas perhatian negara terhadap kesejahteraan pejabatnya, termasuk langkah Presiden Prabowo dalam menjamin kecukupan pendapatan bagi para pembantunya.

Sebelumnya diketahui, setidaknya ada 30 wakil menteri yang kini juga menjabat sebagai komisaris di berbagai BUMN.

Kebijakan ini menuai sorotan, tetapi juga dinilai sebagai bentuk pendekatan baru dalam mencegah praktik korupsi di pemerintahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Karmila Muhidin Diwarnai Isu Nepotisme: Gagal di Pileg, Mulus Jadi Komisaris Bank Kalsel

Jejak Karmila Muhidin Diwarnai Isu Nepotisme: Gagal di Pileg, Mulus Jadi Komisaris Bank Kalsel

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 16:27 WIB

Wamen Rangkap Komisaris, Mentrans Sebut 'Tiru Singapura': Agar Tak Ada Alasan Cari Sesuap Nasi Haram

Wamen Rangkap Komisaris, Mentrans Sebut 'Tiru Singapura': Agar Tak Ada Alasan Cari Sesuap Nasi Haram

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 13:37 WIB

Penunjukan Anak Gubernur Kalsel Picu Isu Nepotisme, Apa Tugas Komisaris Non-Independen?

Penunjukan Anak Gubernur Kalsel Picu Isu Nepotisme, Apa Tugas Komisaris Non-Independen?

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 14:23 WIB

Terkini

PANDI Inisiasi Pusat Respons Insiden AI SIRT dan Pengukuran Reputasi Web

PANDI Inisiasi Pusat Respons Insiden AI SIRT dan Pengukuran Reputasi Web

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:35 WIB

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB

×