Viral! Istri Polisi Joget di Zebra Cross, Suami Kena Skors

Bella Suara.Com
Selasa, 01 April 2025 | 15:13 WIB
Viral! Istri Polisi Joget di Zebra Cross, Suami Kena Skors
Seorang istri polisi viral usai joget di zebra cross. (Suara.com/tangkapan layar)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kepolisian Chandigarh, India, telah menjatuhkan skors kepada seorang polisi senior, Ajay Kundu, setelah sebuah video yang menampilkan istrinya, Jyoti, menari di zebra cross di Sector-20 Gurdwara Chowk viral di media sosial.

Insiden yang terjadi pada 20 Maret sekitar pukul 16.30 waktu setempat itu menyebabkan kemacetan lalu lintas dan menuai kontroversi.

Dalam video yang beredar luas, Jyoti tampak menari mengikuti irama lagu Haryanvi populer tanpa menyadari dampaknya terhadap arus lalu lintas.

Video tersebut direkam oleh saudara iparnya, Pooja, setelah mereka mengunjungi sebuah kuil di Sector 32.

Akibat kejadian ini, kepolisian Chandigarh melakukan penyelidikan yang dipimpin oleh ASI Baljit Singh dengan meninjau rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Tak lama setelah video itu viral, Kepala Polisi Jasbir mengajukan pengaduan ke kantor polisi Sector 34.

Berdasarkan hasil penyelidikan, laporan polisi diajukan terhadap Jyoti dan Pooja atas tuduhan menghalangi lalu lintas serta membahayakan keselamatan publik sesuai dengan Pasal 125, 292, dan 3(5) BNS. Meski demikian, keduanya kemudian dibebaskan dengan jaminan.

Sementara itu, Ajay Kundu turut menerima dampak dari kejadian ini.

Ia diskors dari jabatannya di kantor polisi Sector 19 setelah video tersebut diunggah melalui akun Instagram miliknya.

Baca Juga: Raffi Ahmad Ngaku Mudik Pakai Bus Biar Dicontoh Masyarakat, Aksi Patwal Kembali Jadi Cibiran

Keputusan skorsing ini memicu perdebatan di kalangan publik, dengan beberapa pihak menilai bahwa Ajay Kundu tidak seharusnya dimintai pertanggungjawaban atas tindakan istrinya.

“Menangguhkan adalah keputusan yang salah. Dia tidak melakukan apa pun kecuali menghibur,” tulis seorang pengguna media sosial.

Sementara itu, pengguna lain berkomentar, “Apa sih kecanduan membuat video klip? Sepertinya orang-orang perlu lebih banyak bekerja.”

Seorang istri polisi berjoget di zebra cross. (Suara.com/X)
Seorang istri polisi berjoget di zebra cross. (Suara.com/X)

Tips Aman Membuat Konten Video agar Terhindar dari Masalah Hukum dan Sosial

Membuat konten video kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama di era media sosial yang berkembang pesat.

Namun, tidak sedikit konten kreator yang menghadapi masalah hukum atau sosial akibat kurangnya pemahaman terhadap etika dan aturan dalam pembuatan video.

Agar tetap aman dan nyaman dalam berkonten, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan:

1. Pilih Lokasi yang Tidak Mengganggu Kepentingan Umum:

Pastikan lokasi pembuatan video tidak menghambat lalu lintas, mengganggu ketertiban umum, atau melanggar peraturan setempat.

Misalnya, menari di zebra cross atau jalan raya bisa berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain serta menyebabkan kemacetan.

2. Patuhi Aturan Hukum dan Etika Publik

Setiap negara memiliki aturan hukum terkait pembuatan konten.

Hindari melakukan tindakan yang dapat dianggap sebagai pelanggaran, seperti merekam di area terlarang, merusak fasilitas umum, atau menggunakan properti orang lain tanpa izin.

3. Hormati Privasi Orang Lain

Jika merekam di tempat umum, pastikan tidak melibatkan orang lain tanpa izin mereka.

Beberapa individu mungkin merasa tidak nyaman jika wajah atau aktivitas mereka terekam tanpa persetujuan.

4. Gunakan Musik dan Materi yang Legal

Hak cipta adalah salah satu masalah utama dalam pembuatan konten.

Gunakan musik, gambar, atau cuplikan video yang berlisensi bebas atau sudah mendapatkan izin dari pemilik aslinya.

5. Hindari Konten yang Berpotensi Menyulut Kontroversi

Buatlah konten yang positif dan tidak menyinggung kelompok tertentu.

Konten yang mengandung unsur provokasi, ujaran kebencian, atau tindakan yang dianggap tidak pantas bisa menimbulkan reaksi negatif.

6. Perhatikan Keamanan Diri Sendiri

Jangan mengambil risiko berlebihan hanya demi konten yang menarik.

Jika membuat video di tempat tinggi, jalan raya, atau area berbahaya, selalu prioritaskan keselamatan.

7. Jangan Menyebarkan Hoaks atau Informasi Menyesatkan

Pastikan informasi yang disampaikan dalam video sesuai dengan fakta.

Penyebaran hoaks dapat berdampak buruk bagi masyarakat dan berpotensi melanggar hukum.

8. Bijak Menggunakan Media Sosial

Setelah membuat video, pertimbangkan dampaknya sebelum mengunggah ke media sosial.

Jangan sampai konten yang dibuat justru membawa dampak negatif bagi diri sendiri maupun orang lain.

Dengan mengikuti tips ini, para konten kreator dapat terus berkarya dengan aman tanpa harus berurusan dengan hukum atau kecaman publik.

Kreativitas yang bertanggung jawab akan menghasilkan konten yang menghibur sekaligus bermanfaat bagi banyak orang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI