Mudik Cerdas, Mendikdasmen Bagi-bagi 20 Ribu Buku Gratis di Stasiun dan Terminal Jakarta

Rabu, 26 Maret 2025 | 16:47 WIB
Mudik Cerdas, Mendikdasmen Bagi-bagi 20 Ribu Buku Gratis di Stasiun dan Terminal Jakarta
Menteri Dikdasmen RI Abdul Mu'ti bagi-bagi 20 ribu buku gratis kepada para pemudik. (Suara.com/Fakhri)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) menggelar program bagi-bagi buku kepada para pemudik yang berangkat dari Jakarta. Hal ini dilakukan demi memberikan bacaan edukatif, khususnya pada anak selama perjalanan.

Pembagian buku dilakukan langsung oleh Menteri Dikdasmen RI Abdul Mu'ti, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Badan Bahasa Perpustakaan Nasional, dan para penerbit di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (26/3/2025). Muti menyebut pembagian buku dilakukan juga di enam stasiun lainnya.

"Buku-buku yang edukatif, yang semuanya kita bagikan secara gratis untuk para pemudik di Stasiun Senen ini dan juga ada di beberapa tempat yang lainnya," ujar Muti di lokasi.

"Mudah-mudahan yang kita lakukan ini bermanfaat dan membuat perjalanan menjadi menyenangkan dan perjalanan yang mencerdaskan," lanjutnya.

Selain di Stasiun Pasar Senen, pembagian juga dilakukan di Bandara Halim Perdanakusuma, Stasiun Gambir, Terminal Pulogebang, Terminal Kalideres, dan Terminal Kampung Rambutan.

"Ada 20 ribu buku di enam titik yang ada di Jakarta ini," ucapnya.

Selain buku, ia juga memberikan QR Code yang bisa discan oleh pemudik. Nantinya ketika dipindai, akan ditampilkan sejumlah buku digital yang bisa dibaca gratis.

"Jadi tidak semuanya berupa buku cetak yang tadi kita bagi, tapi bisa juga mereka dengan menggunakan gawainya itu bisa mengakses dari sini. Ini juga nanti kalau diakses dari smartphone, itu nanti bisa juga mereka baca," jelas Muti.

Sepanjang membagikan buku ini, Muti mengaku menerima respons beragam. Mulai dari kaget karena tiba-tiba dapat buku gratis hingga antusias.

Baca Juga: Sudah Banyak Warga Berangkat Duluan, Puncak Mudik Lebaran 28 Maret di Jakarta Diharapkan Tak Terjadi

"Mereka sangat antusias dan setelah kita jelaskan, mereka kemudian Insyallah siap untuk membacanya dan tentu saja bagi anak-anaknya belum bisa membaca, orang tuanya bisa membacakannya seperti ketika sedang mendongeng," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI