Helman Sitohang: Mantan CEO Credit Suisse yang Kini Jadi Penasihat Danantara

Tasmalinda Suara.Com
Senin, 24 Maret 2025 | 20:44 WIB
Helman Sitohang: Mantan CEO Credit Suisse yang Kini Jadi Penasihat Danantara
Dewan Penasehat Danantara Helman Sitohang
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
Dewan Penasehat Danantara Helman Sitohang
Dewan Penasehat Danantara Helman Sitohang

Peran ini memberinya pengalaman luas dalam menangani transaksi keuangan berskala besar dan memperkuat keahliannya dalam bidang investment banking.

Pada tahun 2002, Helman melangkah lebih jauh dalam kariernya dengan bergabung di Credit Suisse sebagai Kepala Investment Banking untuk kawasan Asia Tenggara.

Selama lebih dari satu dekade, dari 2002 hingga 2013, ia memainkan peran kunci dalam berbagai transaksi keuangan besar, termasuk merger, akuisisi, serta penawaran saham.

Keberhasilannya dalam memimpin tim dan membangun hubungan strategis dengan klien menjadikannya salah satu tokoh penting di Credit Suisse.

Berkat dedikasi dan kepiawaiannya, pada tahun 2013 Helman Sitohang mendapatkan promosi ke posisi bergengsi sebagai CEO Credit Suisse Asia Pacific.

Pencapaiannya ini sangat prestisius karena ia menjadi orang Indonesia pertama yang menduduki jabatan tersebut di salah satu bank investasi terbesar dunia.

Sebagai CEO, Helman bertanggung jawab atas operasional dan strategi bisnis Credit Suisse di kawasan Asia Pasifik, termasuk dalam mengelola investasi besar dan ekspansi bisnis di berbagai negara.

Helman Sitohang memainkan peran kunci dalam mendorong pertumbuhan eksponensial bisnis Credit Suisse di kawasan Asia Pasifik selama masa kepemimpinannya sebagai CEO Credit Suisse Asia Pacific.

Di bawah kepemimpinannya, bank investasi global ini mengalami ekspansi yang signifikan, memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi keuangan terkemuka di wilayah tersebut.

Helman tidak hanya mengawasi operasional harian, tetapi juga mengembangkan strategi bisnis yang inovatif untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan di tengah persaingan ketat dalam industri perbankan investasi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI