Kepercayaan Publik Cetak Rekor Tertinggi, Pramono Kagum Kinerja Petugas Damkar di Jakarta

Senin, 24 Maret 2025 | 12:56 WIB
Kepercayaan Publik Cetak Rekor Tertinggi, Pramono Kagum Kinerja Petugas Damkar di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan keterangan. [ANTARA/Lifia Mawaddah Putri]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memuji kinerja Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta atau damkar setempat karena sampai saat ini tetap dipercaya publik untuk menjaga keselamatan warga hingga operasi penyelamatan nonkebakaran. 

“Saya sungguh mengapresiasi jajaran pemadam kebakaran, para relawan pemadam kebakaran dan 'fire safety manager', perwakilan dari gedung-gedung di Jakarta dalam menjaga keselamatan warga,” kata Pramono sebagaimana ditulis Antara, Senin (24/3/2025). 

Lebih lanjut, dia menjelaskan, sepanjang 2024, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah menangani 1.969 kasus kebakaran dan 6.800 operasi penyelamatan nonkebakaran.

Artinya, kata Pramono, kepercayaan publik kepada petugas Damkar Jakarta terbilang cukup tinggi.

“Hampir ada 6.800 kasus. Sehingga dengan demikian, inilah yang secara khusus, saya pesankan kepada kepala dinas dan seluruh jajaran untuk membangun kepercayaan publik, ini yang perlu ditingkatkan,” kata Pramono.

Sebuah video di Tiktok mendadak viral ketika sekelompok petugas Damkar sedang gotong royong menambal jalan yang berlubang.
Sebuah video di Tiktok mendadak viral ketika sekelompok petugas Damkar sedang gotong royong menambal jalan yang berlubang.

Pramono mengatakan, peran pemadam kebakaran sendiri tak hanya sekadar menanggulangi kebakaran. Namun, pemadam juga bertugas untuk mencegah, menyelamatkan dan melindungi dari segala macam ancaman bencana.

Untuk itu, Pramono pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh personel damkar atas dedikasi, kerja keras dari seluruh jajaran.

Dia berharap agar damkar terus meningkatkan kinerja dan pengabdian dalam memastikan keselamatan masyarakat DKI Jakarta.

Selain itu ini, Pramono mengatakan saat ini Jakarta masih menghadapi berbagai tantangan dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

Baca Juga: Bedah Rekaman CCTV di Kantor Tempo, Bareskrim: Pencarian Satu Terduga Pelaku Belum Teridentifikasi

Oleh karena itu, lanjut Pramono, kesiapan sarana, mitigasi resiko, dan peningkatan kapasitas petugas menjadi faktor krusial dalam pembangun kota yang aman, nyaman dan berkelanjutan.

Janji Rekrut 11 Rinu Damkar

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno berjanji akan menambah jumlah personel pemadam kebakaran (damkar). Hal ini dilakukan karena jumlah petugas dianggap masih minim untuk mencakup seluruh wilayah Jakarta.

Diketahui, jumlah petugas damkar kini sebanyak 3.700 orang. Padahal, idealnya Jakarta memiliki 11.000 personel damkar yang mencakup penjangkauan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan di seluruh kelurahan.

Rano menjanjikan perekrutan personel damkar dilakukan setiap tahun untuk 1.000 orang.

Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta Rano Karno atau akrab disapa Bang Doel. ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta Rano Karno atau akrab disapa Bang Doel. ANTARA/Lia Wanadriani Santosa

"Tahun ini kami bisa merekrut berapa? Kalau misal setiap tahun, minimal 1.000 orang aja, karena Jakarta itu memerlukan 11 ribu hanya untuk damkar," ujar Rano di Jakarta Timur, Rabu (26/2/2025).

Pemeran Doel dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu menyebut pihaknya harus menambah jumlah personel damkar secara bertahap. Sebab, Pemprov juga telah memiliki banyak program kerja yang sudah dianggarkan dan harus dijalankan pada tahun ini.

"Kebutuhan damkar 11 ribu enggak mungkin dalam 1 tahun. Kita akan bertahap, karena ini menyangkut kembali lagi, saya baru beekrja 6 hari, APBD sudah diketuk dengan berbagai macam program," pungkas Rano.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengakui jumlah personil pemadam kebakaran (damkar) di Jakarta sampai saat ini masih minim. Ia merasa hal ini akan menyulitkan dan memperlambat kerja petugas.

Satriadi menjelaskan, jumlah petugas damkar kini sebanyak 3.700 orang. Padahal, idealnya Jakarta memiliki 11.000 personel damkar dengan kondisi angka kebakaran yang masih cukup tinggi. 

Bahkan, seharusnya setiap pos pemadam membutuhkan 18 personel yang dibagi 6 orang dalam 3 unit. Namun saat ini satu pos damkar hanya diisi oleh 9 orang dengan pembagian 3 orang per unit.

"Satu unit itu harus diawaki 6 orang, sekarang 3 orang, berarti ada dobel fungsi. Nah itu bisa membahayakan bagi mereka dalam menjalankan tugas," ujar Satriadi kepada wartawan, Selasa (4/2/2025).

Atas kondisi ini, Satriadi merasa kasihan dengan para anggota damkar yang ada. Mereka harus menerima beban kerja yang lebih banyak dari seharusnya.

"Faktanya kita kekurangan personel. Karena bukan apa-apa, aduh, saya kasihan sama anggota saya. kelelahan, capek loh mereka tuh," ungkap Satriadi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI