Suara.com - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Fathi mengaku akan mengawal Bank Emas yang baru saja diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Adanya Bank Emas tersebut diharapkan bisa meningkatkan perekonomian bangsa.
Ia awalnya mengaku menyambut baik adanya peresmian Bank Emas oleh Prabowo. Menurutnya, langkah ini sebagai upaya strategis dalam memperkuat ekosistem industri emas nasional dan mendorong kemandirian ekonomi bangsa.
"Peresmian Bank Emas ini merupakan tonggak sejarah bagi Indonesia. Dengan cadangan emas terbesar keenam di dunia, sudah saatnya kita memiliki lembaga yang mampu mengelola dan memanfaatkan potensi emas secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat," kata Fathi di Jakarta, Jumat (28/2/2025).
Fathi menekankan pentingnya memastikan bahwa keberadaan Bank Emas memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
![Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri), Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan), Dirut Pegadaian Damar Latri Setiawan (kanan), dan Dirut Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi (kiri) memasukkan emas batangan saat meresmikan Layanan Bank Emas Pengadaian dan Bank Syariah Indonesia di The Gade Tower, Jakarta, Rabu (26/2/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/tom]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/02/26/33634-prabowo-resmikan-bank-emas-pertama-di-indonesia.jpg)
Ia mendorong pemerintah untuk memastikan transparansi dan tata kelola yang baik dalam operasional Bank Emas, sehingga dapat menjadi instrumen investasi yang aman dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Kami di Komisi XI DPR RI akan terus mengawal kebijakan ini agar implementasinya tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Diharapkan, Bank Emas dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp245 triliun dan menciptakan 1,8 juta lapangan kerja baru, sebagaimana disampaikan oleh Presiden Prabowo," ujarnya.
Selain itu, Fathi menanggapi positif kolaborasi antara PT Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam pengelolaan Bank Emas ini. Ia berharap sinergi antara kedua lembaga tersebut dapat memperkuat ekosistem emas nasional dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
"Kami optimistis bahwa dengan dukungan semua pihak, Bank Emas akan menjadi pilar penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," pungkasnya.
Resmikan Bank Emas
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya meresmikan Layanan Bank Emas atau Bullion Services dari Pegadaian dan BSI. Peresmian itu menjadi sejarah.
Hal itu dilakukan Prabowo di The Gade Tower, Jakata Pusat, Rabu (26/2/2025) siang. Turut hadir sejumlah Menteri dan Wakil Menteri dari Kabinet Merah Putih dan Dirut Antam Nicolas D Kanter, Dirut BRI Sunarso, Dirut BSI Hery Gunardi, Dirut Pegadaian Damar Latri Setiawan, dan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar.
Hadir juga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Peresmian ditandai dengan Prabowo memasukan dummy emas batangan ke dalam treasure box dengan didampingi oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Dirut BRI Sunarso, Dirut BSI Hery Gunardi, dan Dirut Pegadaian Damar Latri Setiawan.
"Saya Prabowo Subianto presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan layanan bank emas pegadaian dan bank emas syariah Indonesia," kata Prabowo meresmikan Bank Emas secara resmi.
Sebelum diresmikan Prabowo sempat memberikan sambutannya. Ia menyampaikan jika adanya bank emas ini menjadi sejarah lantaran pertama kali ada di Indonesia.
"Untuk pertama kali dalam sejaharah republik yang kita cintai saudara bulan ini bulan Februari 2025 boleh dikatakan adalah bulan bersejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia," katanya.