CEK FAKTA: Prabowo Minta Kader PDIP yang Tidak Ikut Retret untuk Mundur

Bella Suara.Com
Jum'at, 28 Februari 2025 | 09:59 WIB
CEK FAKTA: Prabowo Minta Kader PDIP yang Tidak Ikut Retret untuk Mundur
Unggahan yang menarasikan Prabowo minta kader PDIP yang tidak ikut retret untuk mundur dari jabatannya. Faktanya, video dalam unggahan tersebut saat Harlah Ke-102 NU, Rabu (5/2/2025) menyatakan dirinya tidak segan menindak anak buahnya yang tidak bekerja serius. (X)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sebuah unggahan video beredar di platform X yang menarasikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan menindak kepala daerah terpilih yang sulit diajak bekerja sama.

Dalam unggahan tersebut, terdapat pula tangkapan layar berita yang berjudul: "Presiden Prabowo Subianto Meminta Kepala Daerah dari PDIP Yang Tak Ikut Retret Silahkan Mundur".

Dalam video tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan sebagai berikut:

"Sekarang siapa yang bandel, siapa yang ndablek, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini, dengan tuntutan rakyat pemerintahan yang bersih, siapa yang tidak patuh, saya akan tindak."

Baca Juga: CEK FAKTA: Video Pesawat Batik Air Tergelincir di Yogyakarta pada 2025

Namun, benarkah Presiden Prabowo meminta kader PDIP yang tidak ikut retret untuk mundur dari jabatannya?

Fakta Sebenarnya

Mengutip penelusuran ANTARA, video yang beredar itu merupakan potongan pidato Presiden Prabowo dalam acara peringatan Hari Lahir Ke-102 Nahdlatul Ulama (NU) pada Rabu, 5 Februari 2025. Dalam pidatonya, Prabowo menyatakan bahwa dirinya tidak segan menindak pejabat yang tidak bekerja serius dan tidak patuh terhadap kebijakan pemerintahan.

Selain itu, saat dilakukan pencarian terhadap berita yang disebut dalam unggahan tersebut, yakni "Presiden Prabowo Subianto Meminta Kepala Daerah dari PDIP Yang Tak Ikut Retret Silahkan Mundur". Hasil pencarian menunjukkan bahwa tidak ada berita dengan judul seperti yang diklaim dalam tangkapan layar unggahan itu.

Lebih lanjut, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa kepala daerah yang tidak dapat hadir dalam pembekalan di Magelang pada 21-28 Februari 2025 tetap diminta mengikuti gelombang berikutnya.

"Kepala daerahnya akan tetap kami minta untuk mengikuti rangkaian berikutnya. Kapan? Menunggu putusan MK (Mahkamah Konstitusi)," ujar Bima Arya, dikutip dari ANTARA.

Baca Juga: CEK FAKTA: Bupati Brebes Dipecat Megawati Karena Ikuti Retret di Magelang

Kesimpulan

Klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta kepala daerah dari PDIP yang tidak ikut retret untuk mundur adalah tidak benar. Unggahan yang beredar di X menggunakan video asli dari pidato Prabowo yang membahas disiplin dalam pemerintahan, namun konteksnya telah dipelintir. Selain itu, tidak ditemukan sumber berita yang valid mengenai pernyataan tersebut. Oleh karena itu, unggahan tersebut dapat dikategorikan sebagai informasi yang menyesatkan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI