Rombongan Mobil Rano Karno Bikin Macet saat Parkir di Stasiun Lebak Bulus, MRT Jakarta Minta Maaf

Kamis, 27 Februari 2025 | 11:36 WIB
Rombongan Mobil Rano Karno Bikin Macet saat Parkir di Stasiun Lebak Bulus, MRT Jakarta Minta Maaf
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno saat dijumpai di Balai Kota Jakarta, Senin (24/2/2025). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - PT MRT Jakarta buka suara soal rombongan kendaraan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, yang parkir sembarangan hingga menyebabkan kemacetan di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Corporate Secretary Division Head, Ahmad Pratomo, membenarkan rombongan Rano yang parkir sembarangan hingga menganggu kenyamanan pengguna jalan lain.

"Sehubungan dengan adanya pembahasan di media sosial perihal ketidaknyamanan dalam penggunaan area lay bay untuk drop off Penumpang di Stasiun Lebak Bulus, bersama ini kami sampaikan permohonan maaf," ujar Tomo kepada wartawan, Kamis (27/2/2025).

Tomo menjelaskan bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh koordinasi yang tidak berjalan lancar, sehingga menyebabkan antrean panjang pada Selasa (25/2/2025) lalu, saat Rano Karno melakukan kunjungan dan menggunakan fasilitas MRT Lebak Bulus.

Baca Juga: Bang Doel Mau Naik MRT ke Balaikota, Tapi Cuma Seminggu Sekali!

"(Kami mohon maaf) atas keterbatasan kapasitas dan koordinasi yang kurang baik sehingga menimbulkan antrian pada saat kunjungan inspeksi Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno beserta jajaran pada Selasa, 25 Februari 2025," tambahnya.

Terkait hal itu, Tomo menjelaskan bahwa dalam beberapa kondisi, lay bay dapat mengalami over capacity akibat volume kendaraan yang berlebih kendaraan yang berhenti terlalu lama. Hal ini, lanjutnya, berpotensi memicu kemacetan dan antrean yang mengganggu kenyamanan pengguna lainnya.

"Dalam kondisi tertentu, lay bay dapat mengalami over capacity karena volume kendaraan yang berlebih atau kendaraan berhenti cukup lama di lay bay sehingga dapat memicu terjadinya antrean," kata Tomo.

Sebagai tindak lanjut, PT MRT Jakarta berjanji akan mengevaluasi kejadian tersebut dan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan di masa depan.

"Kejadian ini menjadi evaluasi bagi kami dan kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada seluruh penumpang, serta memprioritaskan kenyamanan, baik di area sekitar stasiun maupun di dalam kereta," pungkasnya.

Baca Juga: Lebih Nyaman, Wagub DKI Rano Karno Bakal Rutin Naik MRT ke Balai Kota

Diprotes Warga

Sebelumnya Pengamat Planologi, Jilal Mardhani mengunggah video protes terhadap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Sebab, pada Selasa (25/2) kemarin kendaraan rombongan Rano parkir sembarangan di dekat stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Melalui akun instagram jilal.mardhani, Jilal mengunggah video kondisi rombongan kendaraan yang diduga milik Rano Karno sedang terparkir di area menurunkan penumpang. Kendaraan tampak berhenti dengan penjagaan dari petugas kepolisian dan Dishub.

Melihat itu, Jilal yang mengaku sebagai temannya mengucapkan berbagai umpatan kepada Rano. Ia meminta pemeran Doel dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu tak arogan meski sudah jadi pejabat.

"Ran, sorry ya lu temen gua tapi kok jadi brengsek kayak gini lu. Ini tempat publik lho. Apa-apaan lu kayak gini, lu baru jadi wagub dah belagu kayak gini lu," ujar Jilal dalam video itu.

Masih melalui akun instagramnya, Jilal mengunggah video lain yang menjelaskan mengenai kejadian itu. Ia mengaku saat itu sedang mengantar anaknya pergi bekerja ke Stasiun MRT Lebak Bulus.

Pengamat Planologi, Jilal Mardhani, mengunggah video protes terhadap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. (tangkap layar)
Pengamat Planologi, Jilal Mardhani, mengunggah video protes terhadap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. (tangkap layar)

Ketika ingin menurunkan anaknya di tempat menurunkan penumpang, ia malah terjebak macet lantaran ada rombongan mobil Rano terparkir.

"(Rano) memarkirkan kendaraannya di area menurunkan penumpang yang ada di depan gereja di seberang stasiun MRT Lebak Bulus. Di sana ada dua area sebetulnya untuk menurunkan penumpang," jelasnya.

"Satu lagi yang berada di depan Point Square yang relatif sebetulnya kosong karena memang jaraknya cukup jauh untuk berjalan kaki menuju ke stasiun MRT," lanjutnya menambahkan.

Seharusnya, kata Jilal, jika Rano memang pengguna angkutan umum maka sudah tahu tempat menurunkan penumpang bukan untuk parkir kendaraan.

"Seandainya pun dia tidak atau jarang menggunakan MRT, sudah sepatutnya dia tahu bahwa itu bukanlah tempat memarkirkan kendaraan," ucapnya.

Ia mengakui bisa saja Rano tak tahu anak buahnya yang memarkirkan kendaraan di tempat itu. Karena itu, ia meminta Rano memberikan peringatan ke anak buahnya agar tak melakukan tindakan yang mengganggu pengguna jalan lain.

"Kenapa harus parkir di situ? MRT itu dioperasikan dengan menggunakan pajak masyarakat, termasuk untuk membayar gaji kalian dan operasional kalian," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI