Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya meresmikan Layanan Bank Emas atau Bullion Services dari Pegadaian dan BSI. Peresmian itu menjadi tonggak sejarah.
Peresmian dilakukan Prabowo di The Gade Tower, Jakata Pusat, Rabu (26/2/2025) siang. Turut hadir sejumlah Menteri dan Wakil Menteri dari Kabinet Merah Putih dan Dirut Antam Nicolas D Kanter, Dirut BRI Sunarso, Dirut BSI Hery Gunardi, Dirut Pegadaian Damar Latri Setiawan, dan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar.
Hadir juga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Peresmian ditandai dengan Prabowo memasukan dummy emas batangan ke dalam treasure box dengan didampingi oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Dirut BRI Sunarso, Dirut BSI Hery Gunardi, dan Dirut Pegadaian Damar Latri Setiawan.
"Saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Emas Syariah Indonesia," kata Prabowo meresmikan Bank Emas secara resmi.
Sebelum diresmikan Prabowo sempat memberikan sambutannya. Ia menyampaikan jika adanya bank emas ini menjadi sejarah lantaran pertama kali ada di Indonesia.
"Untuk pertama kali dalam sejarah Republik yang kita cintai saudara, bulan ini, bulan Februari 2025 boleh dikatakan adalah bulan bersejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia," katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berniat membentuk Bank Emas. Menurutnya keberadaan Bank Emas di Tanah Air menjadi penting untuk mencegah emas mengalir ke luar negeri.
"Kami akan bentuk Bank Emas," kata Prabowo dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/2/2025).
Baca Juga: Siang Ini, Prabowo Bakal Resmikan Layanan Bank Emas Pertama di Indonesia
Prabowo mengatakan emas-emas yang banyak ditambang mengalir ke luar negeri. Melalui keberadaan bank emas, Prabowo berharap emas-emas tersebut bisa disimpan di dalam negeri.