Cek Fakta: Anak SD di Boven Digoel Meninggal karena Makan Bergizi Gratis

Bella Suara.Com
Rabu, 26 Februari 2025 | 06:10 WIB
Cek Fakta: Anak SD di Boven Digoel Meninggal karena Makan Bergizi Gratis
Siswa bersiap menyantap menu makan bergizi gratis perdana di SD Santo Michael Bilogae, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Senin (20/1/2025). [ANTARA FOTO/Martinus Eguay/app/tom]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Beredar sebuah unggahan di media sosial mengklaim bahwa seorang anak SD di Kampung Kabuwage, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, meninggal dunia setelah mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG) dari pemerintah. 

Klaim ini disertai dengan foto seorang anak perempuan berseragam SD yang terlihat terbaring kaku. Narasi ini beredar luas di berbagai platform media sosial pada Februari 2025.

"Akibat dari makanan gratis berizi terjadi di Korawai kampung Kabuwage" bunyi narasi dalam unggahan sembari menyertakan foto seorang anak terbaring kaku.

Hoaks Anak SD di Boven Digoel Meninggal karena Makan Bergizi Gratis (Facebook.com)
Hoaks Anak SD di Boven Digoel Meninggal karena Makan Bergizi Gratis (Facebook.com)


Penelusuran Fakta
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Kompas.com, informasi dalam unggahan tersebut tidak benar atau merupakan hoaks. Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan, memastikan bahwa narasi dalam unggahan tersebut tidak sesuai dengan fakta.

Baca Juga: Resep Mie Mirip Gacoan Sederhana Tanpa Isu Minyak Babi

Menurut Kolonel Candra, anak dalam foto berinisial ERM (13), warga Kampung Kabuwage, Kabupaten Boven Digoel. ERM dilaporkan meninggal dunia pada Senin, 17 Februari 2025. Namun, penyebab kematiannya bukan karena konsumsi makan bergizi gratis dari pemerintah seperti yang diklaim dalam unggahan di media sosial.

"Kami pastikan foto yang disertai keterangan atau caption yang beredar di media sosial bahwa korban meninggal karena konsumsi MBG adalah informasi hoaks atau bohong," ujar Kolonel Candra pada Kamis, 20 Februari 2025.

Lebih lanjut, ia juga mengonfirmasi bahwa program makan bergizi gratis dari pemerintah belum dijalankan di sekolah-sekolah yang ada di Kampung Kabuwage, termasuk di sekolah tempat ERM bersekolah.

"Di kampung tersebut juga program MBG belum berjalan," tambahnya.


Kesimpulan
Narasi yang mengklaim bahwa seorang anak SD di Kampung Kabuwage, Kabupaten Boven Digoel, meninggal dunia setelah mengonsumsi makan bergizi gratis tidak benar atau hoaks. Faktanya, program makan bergizi gratis dari pemerintah belum dijalankan di wilayah tersebut. Selain itu, pihak berwenang telah mengonfirmasi bahwa kematian anak dalam foto yang beredar tidak terkait dengan program MBG.

Baca Juga: CEK FAKTA: Mie Gacoan Disegel karena Mengandung Minyak Babi

Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar di media sosial guna menghindari penyebaran berita bohong atau disinformasi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI