Polisi Pastikan Cristiano Ronaldo ke Indonesia Hoaks: Semua Kena Prank!

Rabu, 19 Februari 2025 | 20:05 WIB
Polisi Pastikan Cristiano Ronaldo ke Indonesia Hoaks: Semua Kena Prank!
Cristiano Ronaldo (Instagram/@cristiano)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Masyarakat baru-baru dihebohkan dengan kabar pesepak bola terkenal, Christiano Ronaldo datang ke Indonesia. Mantan punggawa Real Madrid itu dikabarkan mendarat ke Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (18/2/2025) kemarin. 

Terkait kabar tersebut, mega bintang asal Portugal itu disebut-sebut bakal mengunjungi Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Meski telah ditunggu oleh banyak orang, namun pemain dengan julukan CR7 ini tidaklah muncul.

“Jadi memang sejak kemarin cukup rame tentang kedatangan Ronaldo. Jadi sampai saat ini pun kami dari pihak Angkasa Pura sama polres itu belum ada menerima,” kata Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Ronald Sipayung, saat dikonfirmasi, Rabu (19/2/2025).

Ronald juga menegaskan, jika sebelumnya beredar soal jadwal pertemuan antara Ronaldo dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani merupakan berita bohong alias hoaks

“Kalau dari Kemenkeu, jujur saya bahwa jadwal yang berada dengan Ibu Menteri itu tidak benar,” ucapnya.

“Itu rilis dari Birohumasnya itu. Berarti kami kalau misalnya itu enggak benar, berarti kena prank seluruh media,” ucap Ronald.

Klarifikasi Kemenkeu

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro sebelumnya juga membantah soal beredanya kabar pertemuan Menkeu Sri Mulyani dengan Cristiano Ronaldo.

“Sehubungan dengan beredarnya kabar mengenai rencana pertemuan Menteri Keuangan dengan Christiano Ronaldo, dengan ini disampaikan bahwa kabar tersebut tidak benar,” kata Deni, Selasa (18/2/2025).

Baca Juga: Bantah Masuk Kabinet Prabowo Jalur PKS, Mendiktisaintek Brian Yuliarto: Saya dari ITB

Megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo. (INSTAGRAM/cristiano)
Megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo. (INSTAGRAM/cristiano)

Deni pun menegaskan Kemenkeu tidak pernah merencanakan, mengundang, mengagendakan, atau menjadwalkan pertemuan tersebut. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI