Blak-blakan! Eep Saefulloh: Nepotisme Adalah Legasi Jokowi yang Amat Sangat Terang Benderang

Jum'at, 31 Januari 2025 | 13:58 WIB
Blak-blakan! Eep Saefulloh: Nepotisme Adalah Legasi Jokowi yang Amat Sangat Terang Benderang
Jokowi naik motor (Instagram)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Lebih lanjut, Eep menyoroti aktivitas politik Jokowi usai lengser dari jabatan presiden. Diketahui, Jokowi terang-terangan mendukung sejumlah pasangan calon yang maju di Pilkada 2024. Di antaranya, pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Pilkada Jawa Tengah dan mantan Calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil alias RK.

Terkait keterlibatan Jokowi menjadi tim sukses paslon setelah purnatugas sebagai kepala negara. Aktivitas politik itu pun justru dianggap menjatuhkan kewibawaan Jokowi sebagai mantan presiden.

"Pada kasus Jokowi kita menghadapi satu kecemasan yang lebih besar bahwa ia bukannya meluaskan cakrawala tetapi melanjutkan orientasi yang sudah sangat sempit," ungkapnya.

Selain itu, Eep juga menyinggung lagi soal nama Jokowi yang masuk nominasi tokoh terkorup di dunia 2024 versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP). Meski menerima penilain buruk di mata jaringan jurnalis global, Eep masih berharap Jokowi bisa mengubah citranya untuk bisa berani mengkampanyekan isu pemberantasan korupsi di pemerintahan.

Maka, menurut Eep citra buruk Jokowi yang sempat digadang oleh OCCRP sebagai tokoh terkorup di dunia itu bisa tenggelam dengan sendirinya.

"Yang ingin saya bilang adalah menjadi mantan presiden dalam posisi seperti itu tentu tidak menyenangkan. Tetapi alangkah indahnya jika yang kita saksikan adalah Jokowi mengubah positioning-nya atau mereposisi dirinya dan selepas menjadi presiden, ia menjadi orang yang peduli pada isu-isu korupsi pemerintahan yang bersih dan pemberantasan korupsi," harap Eep.

"Bayangkan kalau kemudian itu ia lakukan maka laporan yang keluar di tahun 2025 dari OCCRP akan tenggelam tanpa bekas," imbuhnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI