Apa itu Rejeban Peksi Buraq? Tradisi Unik Saat Isra Miraj

Baehaqi Almutoif Suara.Com
Rabu, 22 Januari 2025 | 17:16 WIB
Apa itu Rejeban Peksi Buraq? Tradisi Unik Saat Isra Miraj
Rejeban Peksi Buraq. [kratonjogja.id]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya tentu tidak asing dengan Rejeban Peksi Buraq, sebuah tradisi yang digelar untuk memperingati Isra Miraj.

Beberapa daerah memiliki tradisi peringatan Isra Miraj masing-masing. Seperti di Yogyakarta ada Rejeban Peksi Buraq.

Lantas, seperti apakah tradisi Rejeban Peksi Buraq? Simak ulasannya berikut ini.

Rejeban Peksi Buraq

Rejeban Peksi Buraq merupakan sebuah tradisi yang digelar untuk memperingati Isra Miraj di Keraton Yogyakarta.

Upacara Rejeban Peksi Buraq merupakan rangkaian tradisi mengarak dua Burung Buraq dari Bangsal Keraton ke Serambi Masjid Gede oleh Abdi Dalem Keji Selusin.

Peksi Buraq jika diartikan dalam Bahasa Indonesia berarti Burung Buraq. Namun, Burung Buraq di sini bukanlah yang sebenarnya. Melainkan rangkaian buah dan kulit jeruk dengan bunga melati yang dibentuk menyerupainya.

Peksi Buraq ini melambangkan kendaraan yang digunakan Nabi Muhammad SAW saat Isra Miraj.

Dikutip dari laman Karaton Ngayogyakarta Hanidingrat, tradisi ini diawali dengan dengan membuat Peksi Burak, pohon buah dan empat pohon bunga.

Baca Juga: 15 Ide Lomba Peringatan Isra Miraj di Sekolah

Rejeban Peksi Buraq. [kratonjogja.id]
Rejeban Peksi Buraq. [kratonjogja.id]

Peksi Burak dibuat menggunakan buah dan kulit jeruk bali. Kulit tersebut dibentuk dan diukir menyerupai badan, leher, kepala, dan sayap burung.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI