Suara.com - Sidang Praperadilan perdana Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, bakal berlangsung hari ini di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2025).
Dikutip dari laman SIPP PN Jakarta Selatan, sidang soal sah atau tidaknya penetapan Hasto sebagai tersangka dijadwalkan dimulai sekira pukul 10.00 WIB.
Adapun termohon dalam sidang dengan nomor perkara 5/Pid.Pra/2025/PN JKT.SEL yakni Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pantauan Suara.com, Hasto bakal menjalani sidang di Ruang Sidang Utama, Oemar Seno Adji PN Jakarta Selatan.
Meski sidang belum berlangsung, namun satu persatu tim hukum Hasto sudah datang ke PN Jakarta Selatan. Di antaranya Todung Mulya Lubis, dan Ketua DPP PDIP Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional, Ronny Talapessy.
Ajukan Praperadilan
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, sebelumnya mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Jakarta Selatan, usai dirinya dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.
Humas Pengadilan Jakarta Selatan, Djuyamto mengatakan, pihaknya menerima permohonan praperadilan yang diajukan oleh Hasto, pada Jumat (10/1/2024).
“PN Jakarta Selatan pada hari Jumat tanggal 10 Januari 2025 telah menerima permohonan praperadilan yang diajukan oleh Pemohon Hasto Kristiyanto dan sebagai pihak termohon yaitu KPK RI,” kata Djumyanto, dalam keterangan tertulisnya, Jumat.
Baca Juga: Intip saat Anggota DPR Maria Lestari Diperiksa KPK
Permohonan praperadilan Hasto teregister dengan nomor perkara No 5/Pid.Pra/2025/PN.Jkt.Sel. Sementara, Djumyanto sendiri yang ditujuk sebagai hakim tunggal yang ditunjuk oleh PN Jakarta Selatan.