Gencatan Senjata Gaza Berdampak Luas: Houthi Yaman Ubah Strategi di Laut Merah

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Senin, 20 Januari 2025 | 17:48 WIB
Gencatan Senjata Gaza Berdampak Luas: Houthi Yaman Ubah Strategi di Laut Merah
Houthi Yaman (freepik)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Saat gencatan senjata di Jalur Gaza mulai berlaku, pemberontak Houthi di Yaman telah mengisyaratkan bahwa mereka akan membatasi serangan di koridor Laut Merah hanya untuk kapal-kapal yang berafiliasi dengan Israel.

Houthi, melalui Pusat Koordinasi Operasi Kemanusiaan mereka, mengumumkan bahwa mereka "menghentikan sanksi" terhadap kapal-kapal yang sebelumnya menjadi targetnya sejak memulai serangan pada November 2023, menurut laporan Associated Press.

Kelompok pemberontak tersebut dilaporkan berencana untuk mengeluarkan pernyataan militer terpisah pada hari Senin tentang keputusan tersebut.

Mengklaim solidaritas dengan Palestina, Houthi-- yang merupakan bagian dari "poros perlawanan" Iran, telah berulang kali melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak terhadap Israel sejak perang di Gaza pecah pada Oktober 2023.

Mereka juga telah melancarkan kampanye pelecehan terhadap pengiriman di Laut Merah dan Teluk Aden, yang sangat mengganggu rute perdagangan.

Sebagai bagian dari "poros perlawanan" Iran, Huthi telah melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak ke Israel sejak perang di Gaza pecah pada Oktober 2023, setelah serangan mendadak Hamas terhadap Israel yang menewaskan 1.200 orang dan menyebabkan 250 orang lainnya disandera.

Mereka dilaporkan telah menargetkan sekitar 100 kapal dagang dengan rudal dan pesawat nirawak sejak perang Israel-Hamas, dengan alasan solidaritas dengan Palestina.

Perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku di Gaza pada hari Minggu, menghentikan pertumpahan darah selama 15 bulan di wilayah pesisir tersebut. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Hamas membebaskan tiga sandera Israel dan Israel membebaskan 90 tahanan Palestina pada hari pertama gencatan senjata.

Gencatan senjata tersebut juga memungkinkan warga Palestina untuk kembali ke lingkungan yang dibom untuk mulai membangun kembali kehidupan mereka, sementara truk-truk bantuan mengirimkan bantuan yang sangat dibutuhkan.

Baca Juga: Hamas Bebaskan Sandera Wanita Israel dalam Kesepakatan Gencatan Senjata, Ini Daftarnya

Sebagai bagian dari kesepakatan tiga tahap yang ditengahi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat, pasukan Israel akan secara bertahap menarik diri dari Gaza tengah dan mengembalikan warga Palestina yang mengungsi ke Gaza utara.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI