Bantuan BLT BBM 2025 Cair Berapa? Ini Nominal dan Ketentuan Penerimanya

Rifan Aditya Suara.Com
Minggu, 19 Januari 2025 | 08:53 WIB
Bantuan BLT BBM 2025 Cair Berapa? Ini Nominal dan Ketentuan Penerimanya
ilustrasi bantuan BLT BBM 2025 cair berapa (Freepik)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kabarnya, di tahun 2025 ini pemerintah akan kembali mengucurkan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM). Penyaluran BLT BBM ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak kenaikan harga BBM.

Dengan adanya program BLT BBM ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga. Meski begitu, pemerintah juga perlu mempertimbangkan kondisi keuangan negara. Lantas, bantuan BLT BBM 2025 cair berapa? Dan kapan bantuan ini akan cair?

Temukan informasi selengkapnya melalui ulasan di bawah ini, sebagaimana berhasil dirangkum dari berbagai sumber.

Bantuan BLT BBM 2025 Cair Berapa?

Belakangan ini media sosial ramai dengan pemberitaan soal pencairan BLT BBM sebesar Rp 600 ribu melalui kantor pos. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa BLT BBM akan cair hingga Februari 2025. Tentu saja hal ini memantik rasa penasaran publik, sebetulnya bantuan BLT BBM 2025 cair berapa?

Sayangnya, hingga saat ini pemerintah belum memutuskan secara resmi mengenai besaran BLT BBM untuk masyarakat.

Sebelumnya, BLT BBM pernah diberikan oleh pemerintah pada 2022 lalu dengan nominal Rp 150 ribu per bulan selama empat bulan. Itu artinya, saat itu masyarakat mendapatkan BLT BBM sebesar Rp 600 ribu. Perlu diketahui, BLT BBM 2022 saat itu diberikan kepada KPM penerima PKH dan BPNT.

Penerima BLT BBM adalah masyarakat yang masuk dalam kategori keluarga penerima manfaat (KPM), di mana kriteria penerima BLT umumnya mengacu pada data dari Basis Data Terpadu (BDT) Kementerian Sosial.

Pencairan BLT BBM 2025

Baca Juga: Indonesia Siap Kirim Bantuan untuk Pulihkan Gaza yang Hancur

Ramai diberitakan bahwa pemerintah telah menetapkan jadwal pencairan BLT BBM 2025 tahap pertama pada Januari hingga Februari 2025. Namun, jadwal pencairan ini bisa saja mengalami perubahan tergantung pada finalisasi data penerima dari Badan Pusat Statistik (BPS).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI