Program Sekolah Rakyat Prabowo Dimulai di Jakarta, DPRD DKI Dukung: Bisa Manfaatkan Lahan Tidur Pemprov

Rabu, 15 Januari 2025 | 11:55 WIB
Program Sekolah Rakyat Prabowo Dimulai di Jakarta, DPRD DKI Dukung: Bisa Manfaatkan Lahan Tidur Pemprov
Ilustrasi-- Program Sekolah Rakyat Prabowo Dimulai di Jakarta, DPRD DKI Dukung: Bisa Manfaatkan Lahan Tidur Pemprov. [Suara.com/Alfian Winanto]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Mulai Program Sekolah Rakyat di Jakarta

Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul sebelumnya mengungkapkan bahwa program Sekolah Rakyat akan dimulai di Jakarta. Namun, terkait waktu pelaksanaannya belum dipastikan karena pemerintah masih perlu membahas konsepnya secara matang.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf usai mendatangi kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Menteri Sosial Saifullah Yusuf usai mendatangi kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Memang rencananya sesuai arahan Presiden dimulai di Jakarta dan sekitarnya, setelah itu nanti di tempat-tempat lain. Tapi kami ada beberapa tempat yang nanti kami usulkan jika konsepnya sudah matang," ujarnya ditemui usai rapat di kantor Kemenko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Jakarta, Senin (13/1/2025).

Tidak menutup kemungkinan kalau daerah pelosok juga menjadi skala prioritas dalam pembuatan Sekolah Rakyat. Gus Ipul menegaskan kalau program tersebut hanya untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin.

"Nanti kami lihat ya prioritasnya, kita lihat. Tapi yang jelas ini adalah untuk KPM, keluarga penerima manfaat, dari golongan miskin ekstrem," imbuhnya.

Gus Ipul juga mengungkapkan kalau pemerintah saat ini sudah mulai membentuk tim khusus untuk menjalankan Sekolah Rakyat. Kemensos juga sudah mulai mendengarkan secara informal dari pihak-pihak yang memiliki kapasitas tepat.

Beberapa usulan yang sudah diterima terkait jenjang pendidikan yang disarankan dimulai sejak SD hingga SMA.

"Ada beberapa usulan, ada yang mulai dari SD atau yang mulai dari SMP atau yang SMA. Ini masih dalam diskusi gitu ya. Kedua ya tentu (muridnya) tidak banyak ya, antara satu angkatan itu misalnya 50 sampai 100 gitu," ucap Gus Ipul.

Baca Juga: Bongkar Aib Rudi Valinka, Fedi Nuril ke Menkomdigi: Tolong Tanya Stafsus Anda Apa Pernah Bawa-bawa Emak saat Debat?

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI