R mengatakan, sekolahnya sudah sejak beberapa bulan lalu menjalani uji coba program MBG. Ia mengakui, memang dalam beberapa kesempatan terdapat susu dalam paket makanan yang diterima.
"Pernah (MBG) dapat susu," kata R.
R mengatakan, biasanya ketika ia mendapatkan susu, menu yang diterima lebih sedikit. Ia mencontohkan pada pelaksanaan hari pertama ini ia dapat dua potong tahu meski tak menerima susu.
"Kalau dapet susu mah kadang-kadang kurang ya. Lauknya lebih dikit. Ini dapet tahu. Kalo gak dapet susu ditambahin tahu," tuturnya.
Meski demikian, R menyambut baik program MBG ini. Dengan makan siang gratis, maka ia bisa menghemat uang jajan dari orang tuanya.
"Hemat, bisa nabung Rp10 ribu," pungkasnya.