Alvin Lie Bongkar Dugaan Penyebab Kecelakaan Pesawat Jeju Air, Masalah Teknis Jadi Sorotan

Andi Ahmad S Suara.Com
Minggu, 29 Desember 2024 | 20:59 WIB
Alvin Lie Bongkar Dugaan Penyebab Kecelakaan Pesawat Jeju Air, Masalah Teknis Jadi Sorotan
Petugas melakukan operasi penyelamatan setelah pesawat Jeju Air mengalami kecelakaan di luar landasan pacu Bandara Internasional Muan, Muan, Korea Selatan, Minggu (29/12/2024). [ANTARA FOTO/ REUTERS/Kim Hong-Ji/Spt]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pengamat Penerbangan Alvin Lie membongkar dugaan penyebab kecelakaan Pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, Minggu (29/12/2024).

Berdasarkan analisisnya, pesawat Jeju Air HL8088 yang berusia sekitar 15 tahun itu mulai dioperasikan pada Bulan Agustus 2009 lalu.

Alvin Lie mengatakan, bahwa pesawat yang dijadwalkan berangkat dari Banngkok itu sekitar pukul 01.30 pagi waktu setempat, namun sempat delay hampir satu jam, kemudian take off pada pukul 02.29 waktu setempat.

"Dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Muan itu jam 8.30 waktu setempat, tapi mendarat jam 8.59, jadi mundur sekitar 31 menit," katanya.

Kemudian jika dilihat, untuk total durasi penerbangan sendiri 4 jam 30 menit, dan itu merupakan hal normal.

"Tapi saya melihat grafiknya pada umumnya normal, kecepatan dan ketinggian tidak ada hal-hal menunjukkan adanya kendala pesawat, kemudian melihat jalur pendaratannya langsung masuk (jalur) tanpa putar-putar, tapi terlihat bahwa kecepatannya saat mendarat itu agak tinggi," ungkapnya.

Akan tetapi lanjut Lie, untuk laju pengurangan ketinggaian itu masih tergolong normal, saat menyentuh landasan memang menurut dia terliat tinggi.

"Dari video yang beredar, terlihat bahwa roda tidak kuat dan flask konfigurasi sayap itu tidak dalam kondisi mendarat, jadi kelihatannya sepertinya pesawat mengalami teknis. Sehingga roda tidak kuat dan flask tidak bisa dikeluarkan, mungkin itu penyebab kecepatan mendarat tinggi," jelasnya.

Sebelumnya, Otoritas Korea Selatan pada Minggu (29/12) melaporkan bahwa 179 orang diduga tewas dalam kecelakaan pesawat di Bandara Internasional Muan, seperti diberitakan oleh media lokal.

Baca Juga: Sejumlah Acara TV Korea Selatan Dibatalkan Menyusul Tragedi Kecelakaan Pesawat di Muan

"Dari 181 penumpang, sebagian besar diduga meninggal, kecuali dua orang yang berhasil diselamatkan," ujar pejabat Pemadam Kebakaran Jeolla dalam pengarahan kepada keluarga penumpang di bandara, menurut Kantor Berita Yonhap.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI