"(Kalau memenuhi syarat) dan kan segera kita tetapkan dalam munas ini," katanya.
Munas pada akhirnya benar-benar mengesahkan Bahlil sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang baru. Dia ditetapkan sebagai formatur tunggal.
Seluruh DPD tingkat I dan II serta organisasi pendiri, hingga organisasi sayap menyatakan mendukung Bahlil menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2024-2029.
Namun, usai menjadi Ketum, Bahlil bukannya tanpa halangan. Ada kabar jika Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) membatalkan Surat Keputusan (SK) Menkumham soal AD/ART yang mengesahkan kepengurusan partai yang baru di bawah Bahlil.
Tapi Bahlil menegaskan jika adanya kabar tersebut merupakan kabar hoaks atau bohong.
"Oh itu hoax," kata Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (16/11/2024).
Ia mengaku enggan menanggapi lebih jauh m,engenai kabar tersebut. Terlebih kabar tersebut hanya lah kabar bohong saja.
"Saya enggak perlu menanggapi yang hoax ya," ucapnya.
Kongres NasDem
Baca Juga: Strategi PDIP Selamatkan Hasto dari Jerat KPK: Kami Lagi Fokus...
Masih di bulan yang sama, Partai NasDem juga melakukan Kongres. Menariknya sebelum Kongres ini dimulai, pada Juli 2024 Surya Paloh sempat mengeluarkan pernyataan jika ada kemungkinan NasDem ke depan akan dipimpin oleh seorang perempuan.