"Ada tema yang mungkin motifnya politik, bahkan mungkin makian terhadap seseorang. Kemudian, ada juga yang telanjang, itu tidak pantas. Telanjang dengan memakai topi yang mempunyai identitas budaya tertentu," ujarnya.
Tak hanya itu, ia menyebut bahwa penggambaran obyek bertopi Raja Jawa atau Raja Mataram, bisa memicu ketersinggungan dan masuk kategori SARA.