Melalui serangan ini, beberapa negara Barat berusaha untuk menekan pemerintah Yaman agar mencabut blokade lautnya terhadap rezim Israel.
Angkatan Bersenjata Yaman menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa agresi AS dan Inggris tidak akan mempengaruhi keputusan Yaman untuk terus mendukung rakyat Palestina dalam perjuangan mereka melawan penindasan.
Yaman juga telah menargetkan kapal-kapal Israel serta kapal lainnya yang menuju wilayah yang diduduki, sebagai bentuk dukungan terhadap perlawanan rakyat Palestina di Jalur Gaza.