"Jiwa Kami Telah Kembali", Haru Warga Lebanon saat Tentara Dikerahkan

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Sabtu, 30 November 2024 | 02:25 WIB
"Jiwa Kami Telah Kembali", Haru Warga Lebanon saat Tentara Dikerahkan
Peta dan Bendera Lebanon (Unsplash.com/MarkRubens)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pada hari Kamis, tentara Lebanon dikerahkan ke wilayah selatan, tempat Hizbullah telah lama berkuasa dan hanya tentara dan pasukan penjaga perdamaian PBB yang boleh mempertahankan kehadiran bersenjata berdasarkan ketentuan gencatan senjata.

Militer Israel dan Lebanon telah meminta penduduk desa garis depan untuk tidak segera pulang.

Sebelumnya pada hari Kamis, tembakan Israel melukai dua orang di desa perbatasan, menurut Kantor Berita Nasional milik pemerintah Lebanon.

Tentara Israel mengatakan bahwa "selama satu jam terakhir, beberapa tersangka diidentifikasi datang dengan kendaraan ke sejumlah daerah di Lebanon selatan, melanggar ketentuan gencatan senjata".

Tentara "menembakkan senjata ke arah mereka", kata pernyataan itu, seraya menambahkan bahwa militer Israel "tetap berada di Lebanon selatan dan akan secara aktif menegakkan pelanggaran perjanjian gencatan senjata".

Namun, sebagian besar gencatan senjata tampaknya berhasil.

Seorang sumber tentara Lebanon mengatakan pasukannya "melakukan patroli dan mendirikan pos pemeriksaan" di selatan Sungai Litani, tanpa maju ke daerah tempat pasukan Israel masih berada.

Militer Israel pada hari Kamis mengumumkan jam malam untuk wilayah selatan sungai, sekitar 30 kilometer (20 mil) dari perbatasan.

Meskipun ada kegembiraan di seluruh Lebanon karena perang telah berakhir, negara itu menghadapi pemulihan yang panjang.

Baca Juga: Sudah 2 Hari Gencatan Senjata, Hizbullah Tetap Siaga di Lebanon

Puluhan ribu warga Lebanon yang meninggalkan rumah mereka selama perang telah kembali ke kota dan desa mereka hanya untuk mendapati mereka hancur.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI