Hal itu disampaikan Said Iqbal usai bertemu kepala negara di Istana. Ia berujar bahwa Prabowo akan memperhatikan kesejahteraan buruh dan kelangsungan dunia usaha.
"Setelah bertemu presiden RI hari ini di Istana, maka presiden mengambil kebijakan upah minimum 2025 akan memperhatikan kesejahteraan buruhdan kelangsungan dunia usaha," kata Said lewat keterangannya dikutip Suara.com, Jumat.
![Presiden Partai Buruh Said Iqbal. [Suara.com/Lilis Varwati]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/10/31/95724-presiden-partai-buruh-said-iqbal.jpg)
Said Iqbal memperkirakan besaran kenaikkan upah minumum 2025 antara 6 persen sampai 6,5 persen.
"Kemungkinan akan disampaikan oleh presiden RI bahwa kenaikkan upah mininum 2025 sebesar 6 persen-6,5 persen," kata Said Iqbal.
Sedangkan untuk kenaikkan upah minimum sektoral provinsi dan kabupaten/kota akan ditentukan Dewan Pengupahan Daerah.
"Nilai kenaikkan upah minimun sektoral provinsi dan kabupaten/kota (UMSP dan UMSK) ditentukan oleh Dewan Pengupahan Daerah," kata Said.
Diketahui, sore ini Prabowo menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Kantor Presiden, komplek Istana Kepresidenan Jakarta.
Mereka yang hadir dalam ratas di antaranya adalah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Perekomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, dan Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya.