Marcos Halangi Pemakzulan Wapres Duterte: "Buang-buang Waktu!"

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Jum'at, 29 November 2024 | 11:21 WIB
Marcos Halangi Pemakzulan Wapres Duterte: "Buang-buang Waktu!"
Wapres Filipina Sara Duterte bersama Presiden Marcos (Instagram)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Presiden Ferdinand Marcos Jr. mengatakan pada hari Jumat bahwa ia telah memberi tahu Kongres untuk tidak mengajukan pengaduan pemakzulan terhadap Wakil Presiden Sara Duterte.

Marcos membuat pernyataan tersebut setelah diminta untuk mengonfirmasi pesan teks yang diduga ia kirim kepada para pemimpin DPR, yang muncul pada hari Kamis.

Presiden Ferdinand Marcos Jr. mengatakan pada hari Jumat bahwa ia telah memberi tahu Kongres untuk tidak mengajukan pengaduan pemakzulan terhadap Wakil Presiden Sara Duterte.

Bongbong Marcos atau Ferdinand Marcos Jr kini kembali berseteru debgan mantan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. (AFP)
Bongbong Marcos atau Ferdinand Marcos Jr kini kembali berseteru debgan mantan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. (AFP)

Marcos membuat pernyataan tersebut setelah diminta untuk mengonfirmasi pesan teks yang diduga ia kirim kepada para pemimpin DPR, yang muncul pada hari Kamis.

"Yah, itu sebenarnya komunikasi pribadi, tetapi na-leak na (itu bocor). Ya. Karena itu benar-benar pendapat saya," kata Marcos.

"Ini tidak penting. Ini tidak membuat perbedaan bahkan bagi satu kehidupan orang Filipina. Jadi mengapa membuang-buang waktu untuk itu?" tanyanya.

Marcos lebih lanjut menunjukkan bahwa pengaduan pemakzulan hanya akan "mengikat" baik DPR maupun Senat.

"Itu hanya akan menghabiskan seluruh waktu kita dan untuk apa? Untuk apa-apa. Untuk apa-apa. Tak satu pun dari ini akan membantu memperbaiki kehidupan satu orang Filipina,” kata Marcos.

Marcos bahkan menggambarkan pertikaian politik yang sedang berlangsung antara pemerintahannya dan keluarga Duterte: “Sejauh yang saya ketahui, ini seperti badai dalam cangkir teh.”

Baca Juga: Wakil Presiden Duterte Dipanggil Pihak Berwajib Terkait Ancaman Pembunuhan Presiden Marcos!

Marcos dan Duterte, yang menjadi calon wakil presiden dalam pemilihan 2022 dengan merek ‘UniTeam’, tengah berada di tengah pertikaian politik yang memburuk selama beberapa bulan terakhir.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI