Israel-Hizbullah Gencatan Senjata, Warga Palestina Makin Terancam

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 27 November 2024 | 12:33 WIB
Israel-Hizbullah Gencatan Senjata, Warga Palestina Makin Terancam
Seorang anak laki-laki Palestina duduk ketika orang-orang memeriksa kehancuran menyusul serangan tentara Israel di sekitar tenda-tenda pengungsi di dalam tembok Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah, di Jalur Gaza, Palestina, Senin (14/10/2024). [Eyad BABA / AFP]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Gencatan senjata ini juga memungkinkan Israel untuk mengalihkan fokusnya kembali ke Gaza, tempat mereka berperang melawan Hamas, sekutu Hizbullah, sejak Oktober tahun lalu.

"Ketika Hizbullah tidak terlibat, Hamas akan ditinggalkan sendirian dalam pertempuran. Tekanan kami terhadapnya akan meningkat," ujarnya.

"Perjanjian ini juga akan memungkinkan fokus pada ancaman dari Iran dan memberi waktu bagi militer Israel untuk melakukan persiapan kembali," tambahnya.

Perdana Menteri Lebanon, Najib Mikati, menuntut agar masyarakat internasional segera bertindak untuk memastikan gencatan senjata dilaksanakan. Ia juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat kehadiran tentara di selatan.

Salah seorang anggota parlemen Hizbullah yang identitasnya dirahasiakan menyebut, Israel berusaha membalas dendam terhadap para pendukung perlawanan dan seluruh warga Lebanon menjelang gencatan senjata. Salah satu serangan bahkan menghantam kawasan perbelanjaan populer Hamra hanya beberapa menit setelah pidato Netanyahu.

Dikutip dari Al Jazeera, beberapa sudut Beirut luluh lantak akibat serangan Israel dan sedikitnya 3.823 orang tewas akibat konflik tersebut, sebagian besar dari mereka dalam beberapa minggu terakhir.

Di sisi lain, Hizbullah mengumumkan serangan terbaru terhadap pasukan Israel pada malam hari Selasa. Ini terjadi di tengah berita mengenai gencatan senjata antara kelompok Lebanon dan Israel setelah lebih dari setahun permusuhan serta dua bulan perang yang intens.

Dalam pernyataan terpisah, Hizbullah yang didukung Iran menyatakan bahwa para pejuangnya menargetkan kumpulan pasukan musuh Israel di seberang perbatasan di Shtula dan Kiryat Shmona dengan roket.

Warga Palestina Makin Terancam

Baca Juga: 3 Alasan Netanyahu Sepakat Akhiri Perang di Lebanon

Kesepakatan Israel dan Hizbullah semakin membuat warga Palestina khawatir usai Israel mengaku akan fokus menyerang Gaza.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI