RK-Suswono disebutnya ingin memberikan akses yang lebih baik terhadap pendidikan, kesehatan, dan ekonomi bagi perempuan. Hal ini akan diwujudkan melalui program pelatihan keterampilan khusus perempuan, akses ke pembiayaan untuk usaha kecil.
Terkait video yang menuai kontroversi, Juru Bicara RIDO Cheryl Tanzil menyebut ada pihak yang sengaja memotong dan membuat narasi menyudutkan RK-Suswono.
“Maksudnya untuk memastikan para anggota dewan tersebut merangkul kaum perempuan, terutama single parents,” ucap Cheryl.
“Pak Ridwan Kamil menjabarkan program-program RIDO, tapi penggalan video hanya memperlihatkan respon tekstual tanpa konteks. Editing video tersebut dilakukan pihak yang handal, pengambilan gambarnya juga patut diduga menggunakan kamera profesional,” pungkasnya.