“Tidak ada orang di dalam sinagoga, namun di sekitar gedung ada orang yang mengalami ledakan cukup besar,” ujarnya.
“Tetapi seperti yang saya katakan, sebagian besar kerusakan bukan bersifat fisik. Terdapat kerusakan di banyak apartemen, terutama jendela. Beberapa kendaraan juga dibakar.”
Sementara itu, IDF menyampaikan bahwa Hizbullah meluncurkan total 80 proyektil ke wilayah Israel pada hari Sabtu.
Pada Minggu pagi, 20 roket diluncurkan di Teluk Haifa dan wilayah Galilea Barat, beberapa di antaranya dicegat dan beberapa di antaranya berdampak di area terbuka, kata IDF.
Sirene juga terdengar di Acre dan Galilea Atas pada pagi hari.
IDF menghilangkan penghalang jalan militer di dekat perbatasan dengan Lebanon, Radio Angkatan Darat melaporkan pada hari Minggu.
Langkah ini dilakukan sebagai persiapan untuk kemungkinan kembalinya warga yang mengungsi ke rumah mereka, menurut laporan itu.
“Realitas di wilayah utara telah berubah. Tidak ada lagi daerah di mana perjalanan tidak mungkin dilakukan. Tidak diperlukan lagi rute memutar—warga sipil kini dapat berkendara melalui jalan ini. Lalu lintas tidak dibatasi karena kendali IDF di wilayah Lebanon,” kata sumber militer kepada outlet berita tersebut.
Baca Juga: Roket Hizbullah Sukses Hantam Sinagoga di Haifa, Kompleks Israel Rusak Parah