Ia menulis, “Melangkah maju ke tahun 2024, aktivitas donasi saya sebelumnya telah membantu lebih dari seratus pasangan di 12 negara untuk memiliki anak. Selain itu, bertahun-tahun setelah saya berhenti menjadi donor, setidaknya satu klinik IVF masih menyediakan sperma beku saya untuk digunakan secara anonim oleh keluarga yang ingin memiliki anak.”
Durov mengatakan bahwa ia berencana untuk membuka sumber DNA-nya sehingga anak-anak kandungnya dapat menemukan satu sama lain dengan mudah. “Kekurangan sperma yang sehat telah menjadi masalah yang semakin serius di seluruh dunia, dan saya bangga telah melakukan bagian saya untuk membantu meringankannya,” tambah Durove.
Durov juga menyatakan keinginannya untuk menghilangkan stigma tentang donasi sperma, melihatnya sebagai sumber daya penting bagi mereka yang menghadapi tantangan kesuburan.