Dari PKS Hingga Gelora : Ini Kiprah Politik Anis Matta yang Hadir di Pembekalan Menteri Prabowo

Kamis, 17 Oktober 2024 | 17:18 WIB
Dari PKS Hingga Gelora : Ini Kiprah Politik Anis Matta yang Hadir di Pembekalan Menteri Prabowo
Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta menyapa wartawan setibanya di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024). [ANTARA FOTO/Fauzan/YU]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Tamu undangan pembekalan calon menteri dan wakil menteri kabinet mulai berdatangan ke kediaman Presiden RI terpilih Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa, Babakan Madang, Kabupaten Bogor pada Kamis (17/10/2024).

Sekadar informasi, calon menteri, wakil menteri hingga kepala badan dijadwalkan menerima pembekalan langsung dari Prabowo Subianto menjelang pelantikan.

Adapun pelantikan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden periode 2024-2029 akan dilangsungkan di Gedung MPR RI Senayan, Jakarta pada Minggu 20 Oktober 2024.

Salah satu tamu yang hadir juga adalah Anis Matta. Anis Matta merupakan Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang kini menjadi Ketua Umum Partai Gelora.

Muhammad Anis Matta lahir pada tanggal 7 Desember 1968 di Bone, Sulawesi Selatan. Ia mengenyam pendidikan dasar di SD Inpres Welado dan melanjutkan ke SMP Darul Arqam. Anis lulus dari sekolah menengah atas (SLTA) Darul Arqam pada tahun 1986. Enam tahun berikutnya, Anis menyelesaikan studinya di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) di Jakarta.

Selain sebagai politisi, Anis Matta dikenal sebagai penulis buku politik dan dakwah yang tulisannya sering dijadikan referensi oleh aktivis dakwah kampus.

Anis juga aktif dalam berbagai organisasi, termasuk Majelis Hikmah PP Muhammadiyah dan menjadi anggota Ikatan Alumni Lemhannas.

Dalam bidang politik, ia bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pada tahun 2003, Anis memulai karier politiknya di PKS dan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PKS selama tiga periode, yaitu 2003-2005, 2005-2010, dan 2010-2013.

Selama perjalanan politiknya, Anis menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada periode 2004-2009. Ia kembali terpilih sebagai anggota DPR dan menjadi Wakil Ketua DPR pada periode 2009-2014.

Baca Juga: Kejutan di Kertanegara, Prabowo: Ada Kader PKS yang Tak Tersorot!

Pada tahun 2013, Anis mengundurkan diri dari DPR setelah ditunjuk sebagai Presiden PKS menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq yang terlibat dalam kasus suap impor daging. Jabatan Sekretaris Jenderal PKS yang ditinggalkannya kemudian diisi oleh M. Taufik Ridlo.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI