10 Tahun Jadi Presiden, Jokowi Luncurkan Golden Visa Untuk Gaet Investor Asing Lebih Banyak

Minggu, 13 Oktober 2024 | 19:52 WIB
10 Tahun Jadi Presiden, Jokowi Luncurkan Golden Visa Untuk Gaet Investor Asing Lebih Banyak
Presiden Jokowi (Instagram/jokowi)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Investasi luar negeri menjadi salah satu upaya pemerintah RI untuk bisa mendapatkan tambahan modal pembangunan negara. Pada masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo selama 2014-2024, diluncurkan lah layanan Golden Visa sebagai salah satu strategi untuk menggaet investor luar negeri tersebut. 

Jokowi meresmikan golden visa pada 25 Juli 2024. Meski, layanan tersebut sebenarnya sudah berjalan sejak tahun 2023.

Diketahui bahwa golden visa merupakan layanan izin tinggal selama 5-10 tahun kepada warga negara asing (WNA) yang telah berinvestasi maupun punya jasa khusus untuk Indonesia. Ada minimal jumlah investasi bagi WNA untuk bisa mendapatkan golden visa.

Bagi WNA perorangan nominalnya minimal 350.000 US dollar (setara Rp5,69 miliar) dan untuk korporasi 25 juta US dollar (setara Rp406 miliar). Namun, pemerintah RI juga mengeluarkan golden visa untuk kategori global talent yang diberikan kepada sosok yang punya jasa terhadap pembangunan negara. 

WNA yang ingin mendapatkan golden visa tersebut harus melalui seleksi di imigrasi serta ada syarat nilai investasi.

Berdasarkan data Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM per Agustus 2024, telah ada 500 pemilik golden visa di Indonesia dengan nilai investasi sebanyak Rp4 triliun. 

"Sektor perbankan jadi yang paling banyak diminati oleh para WNA. Kita ditargetkan bisa mendapatkan sampai 1.000 pemegang golden visa hingga akhir tahun ini," kata Dirjen Imigrasi Silmy Karim dalam konferensi pers virtual pada Agustus 2024 lalu. 

Pada saat peluncurannya, Juli 2024 lalu, Presiden Jokowi optimis kalau golden visa akan banyak diminati para WNA karena kekayaan berbagai sumber daya yang ada di Indonesia.

Akan tetapi, dia mengingatkan agar proses seleksi pemberian golden visa dilakukan dengan sangat ketat. Agar investasi yang masuk tetap berguna bagi bangsa Indonesia. 

Baca Juga: Presiden Jokowi Komentari Wasit Kontroversial yang Rugikan Timnas Indonesia, Soroti Hal Ini

"Semua itu akan memberi banyak efek besar pada negara, mulai dari kesempatan kerja, transfer teknologi, peningkatan kualitas SDM dan lain-lain. Oleh sebab itu, harus benar-benar selektif, benar-benar diseleksi, harus benar-benar dilihat kontribusinya," tegas Jokowi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI