AS Kucurkan Dana Lebih dari Rp200 Triliun untuk Israel

Bella Suara.Com
Selasa, 08 Oktober 2024 | 10:02 WIB
AS Kucurkan Dana Lebih dari Rp200 Triliun untuk Israel
Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyampaikan pandangannya dalam sesi Partnership for Global Insfrastucture and Investment dalam rangkaian KTT G20 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (15/11/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym/aa.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

AS sebelumnya telah meningkatkan jumlah pasukannya dalam beberapa bulan terakhir, dengan total mencapai 40.000 personel. Namun, belum ada kejelasan berapa banyak lagi pasukan yang akan dikerahkan ke wilayah tersebut.

Operasi di Yaman dan Dampaknya terhadap Anggaran AS

Kapal induk USS George H.W. Bush. (Sumber: Wikipedia)
Kapal induk USS George H.W. Bush. (Sumber: Wikipedia)

Selain Israel, AS juga terlibat dalam operasi militer di Yaman untuk melawan serangan kelompok Houthi. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa Angkatan Laut AS telah memperkirakan penggunaan amunisi senilai $1 miliar (sekitar Rp15,5 triliun) untuk operasi melawan Houthi hingga Juni 2023.

Pentagon diperkirakan akan membutuhkan tambahan dana darurat sebesar $2 miliar (sekiar Rp31 triliun) dalam beberapa bulan ke depan untuk melanjutkan operasi ini.

Pengerahan kelompok kapal induk AS ke Laut Merah juga menambah beban anggaran. Laporan tersebut mencatat bahwa biaya operasional harian kelompok kapal induk yang sepenuhnya beroperasi bisa mencapai $9 juta (sekitar Rp139,5 miliar) per hari.

Secara keseluruhan, aktivitas militer AS di kawasan Timur Tengah telah menghabiskan sedikitnya $4,86 miliar (sekitar Rp75,33 triliun) dan diperkirakan akan meningkat tajam kecuali konflik yang lebih luas dengan Houthi dan aktor regional lainnya dapat diselesaikan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI