"Pak Jokowi itu politiknya Sunni banget itu. Ketika mengajak Prabowo masuk kekuasaan untuk melupakan masa lalu yang nasty politics. Prabowo mengajak Gibran itu untuk menghindari atau melupakan nasty politics juga. Nah ini orang-orang malah justru ingin membangkitkan kembali nasty politics dengan men-doxxing," ucap Ulil.
Kalau masing-masing membongkar sejarah, menurutnya persoalan nggak akan selesai. Kasus Fufufafa ini kata dia, adalah salah satu perkembangan penggunaan kebebasan yang perlu dikritik di era media sosial seperti sekarang ini.