Apa Itu Kamuflase Kreatif, Perilaku Bocah Pemerkosa Siswi SMP Di Palembang Santai Datangi Pengajian Korban

Bangun Santoso Suara.Com
Sabtu, 07 September 2024 | 12:55 WIB
Apa Itu Kamuflase Kreatif, Perilaku Bocah Pemerkosa Siswi SMP Di Palembang Santai Datangi Pengajian Korban
Tampang empat tersangka pembunuh siswi SMP di Palembang. (tangkapan layar/Instagram)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Perilaku empat bocah pelaku pemerkosaan dan pembunuhan siswi SMP di Palembang, Sumatra Selatan miris. Mereka bisa bersikap biasa, bahkan sampai mendatangi acara pengajian atas meninggalnya korban.

Melihat perilaku itu, psikolog sekaligus pemerhati anak Seto Mulyadi alias Kak Seto menyebut empat pelaku perkosaan dan pembunuhan itu disebut memiliki kreativitas dalam bentuk negatif.

Hal itu terlihat karena pelaku mampu melakukan kamuflase dengan bersikap biasa saat datang ke pengajian di rumah korban.

"Iya, salah satu sumber yang sering dijadikan (sumber) adalah media sosial. Jadi kreativitas tapi dalam arti yang negatif, kreativitas, untuk mengecohkan petugas, kreatif untuk menutupi kejahatan dan sebagainya," ujar Kak Seto kepada Suara.com saat dihubungi, Jumat (6/9/2024).

Kak Seto menekankan pentingnya peran orang dewasa dalam mendidik karakter setiap anak, terutama mengenai etika. Hal-hal seperti itu yang nantinya akan membangun kecerdasan emosional anak.

Namun sayangnya, menurut Kak Seto, banyak orang tua maupun guru di sekolah masih hanya mengedepankan pengajaran ilmu eksakta.

"Jadi ini yang harus kembali diluruskan masalah etika, akhlak mulia dan sebagainya atau kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Ini harus dibangun kembali, lebih utama begitu," terang Kak Seto.

Sebelumnya, Aparat Polrestabes Palembang menyebutkan bahwa pelaku utama pembunuhan siswi di pemakaman umum Tionghoa Palembang, Minggu (31/8/2024) sempat ikut Yasinan malam pertama di kediaman korban.

Kapolrestabes Palembang Kombes Harryo Sugihhartono mengatakan, pelaku utama IS (16) pada saat malam pertama sempat mengikuti Yasinan di rumah korban.

Baca Juga: Kak Seto Sebut Pelaku Perkosa dan Pembunuh Siswi SMP di Palembang Lakukan Kamuflase Kreatif

Hal itu dilakukan pelaku agar tidak ada yang mencurigai bahwa dirinya adalah pelaku utama atas pembunuhan tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI