Bersembunyi di Masjid Tepi Barat, 5 Pejuang Palestina Tewas dalam Serangan Tentara Israel

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Kamis, 29 Agustus 2024 | 17:51 WIB
Bersembunyi di Masjid Tepi Barat, 5 Pejuang Palestina Tewas dalam Serangan Tentara Israel
Sejumla tentara Israel selama operasi militer di Qabatiya, dekat Jenin, di Tepi Barat (Dok. Reuters)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Militer Israel mengatakan pada hari Kamis bahwa pasukannya menewaskan lima pejuang Palestina yang bersembunyi di dalam sebuah masjid di kota Tulkarem, Tepi Barat, dalam salah satu serangan terbesar di wilayah pendudukan tersebut selama berbulan-bulan.

Operasi tersebut, yang menurut seorang saksi mata Reuters belum berakhir, dimulai pada dini hari Rabu dengan ratusan tentara Israel yang didukung oleh helikopter, pesawat nirawak, dan pengangkut personel lapis baja menyerbu kota-kota titik api Tulkarm, Jenin, dan daerah-daerah di Lembah Yordan.

Terjadi juga pemadaman jaringan total di Jawwal, salah satu dari dua perusahaan telekomunikasi utama di wilayah Palestina di Gaza dan Tepi Barat, menurut saksi mata Reuters.

Otoritas kesehatan Palestina mengatakan sedikitnya 12 warga Palestina tewas dalam operasi hari Rabu.

Di Jenin sebelumnya, buldoser bergerak di sepanjang jalan-jalan yang kosong dan dipenuhi sampah saat suara pesawat nirawak menembus langit.

Pasukan Israel memeriksa ambulans di jalan-jalan kota yang sepi dan di depan rumah sakit utama Jenin, setelah memblokir akses ke sana pada hari Rabu untuk mencegah para pejuang mencari perlindungan di sana.

Perwakilan Anadolu dari Gaza Yasser al-Benna (tengah) berbicara saat demonstrasi ketika para wartawan berkumpul di depan puing-puing kantor Berita Anadolu yang hancur setelah diserang oleh pesawat tempur Israel. (Mustafa Hassona - Anadolu Agency)
Ilustrasi serangan Israel di jalur Gaza (Mustafa Hassona - Anadolu Agency)

Israel mengatakan salah satu dari lima pejuang yang tewas di masjid Tulkarm adalah Muhhamad Jabber, yang dikenal sebagai "Abu Shujaa", kepala jaringan pejuang di kamp pengungsi Nur Shams di sebelah kota itu.

Divisi Tulkarm dari sayap bersenjata Jihad Islam mengatakan: "Sebagai bagian dari tanggapan atas pembunuhan pemimpin kami, para pejuang kami berhasil menyergap pasukan infanteri di poros Manshiyya di belakang Masjid Abu Ubaida".

Kelompok itu mengklaim "serangan langsung" terhadap pasukan Israel setelah meledakkan alat peledak di dekat mereka.

Baca Juga: Singgung Umat Islam, Israel Bakal Bangun Tempat Ibadah Untuk Yahudi di Dalam Kawasan Masjid Al-Aqsa

Sayap bersenjata dari faksi Hamas, Jihad Islam, dan Fatah mengatakan dalam pernyataan terpisah pada hari Rabu bahwa orang-orang bersenjata mereka meledakkan bom terhadap kendaraan militer Israel di Jenin, Tulkarm, dan Far'a, sebuah kota di Lembah Yordan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI