Respon Dimyati Soal Partai Beringin Balik Dukung Airin: Ngprank itu Golkar!

Hairul Alwan Suara.Com
Rabu, 28 Agustus 2024 | 07:48 WIB
Respon Dimyati Soal Partai Beringin Balik Dukung Airin: Ngprank itu Golkar!
Anggota Komisi III DPR RI fraksi PKS, Achmad Dimyati Natakusumah. (Suara.com/Bagaskara)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Koalisi Banten Maju (KBM) yang merupakan partai pengusung Andra Soni-Dimyati Natakusumah di Pilgub Banten 2024 mengaku kaget atas keputusan Partai Golkar secara tiba-tiba berpindah haluan mendukung Airin Rachmi Diany - Ade Sumardi.

Maklum saja, pada Minggu (25/8/2024), Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan B1-KWK kepada pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah. Namun, pada Selasa (27/8/2024), Bahlil beralih dukungan kepada Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi.

Disampaikan bakal calon wakil gubernur Banten, Dimyati Natakusmah, bila keputusan Partai Golkar ibarat sebuah lelucon dalam berpolitik usai menarik dukungan kepada pihaknya dalam waktu cepat.

"Golkar? Ngprank itu Golkar," kata Dimyati usai menggelar rapat koordinasi bersama Koalisi Banten Maju (KBM) di Hotel Aston Serang, pada Selasa (27/8/2024) malam.

Diakui Dimyati, sedari awal Partai Golkar tidak masuk dalam skema kala dibentuknya Koalisi Banten Maju (KBM) sampai akhirnya dirinya dihubungi untuk datang ke kantor DPP Partai Golkar di Jakarta.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia kini dukung kadernya sendiri, Airin maju sebagai bacagub Banten 2024. (Suara.com/Novian)
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia kini dukung kadernya sendiri, Airin Rachmi Diany maju sebagai bacagub Banten 2024. (Suara.com/Novian)

Namun, lanjut mantan Bupati Kabupaten Pandeglang dua periode itu, dirinya dikejutkan dengan perubahan keputusan yang diambil oleh Partai Golkar hanya dalam waktu 24 jam.

"Kita (KBM) kan awalnya ga ada Golkar, tiba-tiba kita diundang untuk menerima B1-KWK, begitu datang (ke kantor DPP Golkar), kita terima. Kita sudah dapat pesan moral juga, tapi tiba-tiba ada perubahan, ya sudah kita berikan lagi B1-KWK itu," ungkapnya.

"Kita awalnya ga ada Golkar, tiba-tiba di last minutes ada Golkar, dan hari ini Golkarnya hilang," imbuh Dimyati.

Meski begitu, Dimyati mengaku tak mempermasalahkan penarikan dukungan Partai Golkar terhadap dirinya lantaran masih mendapat dukungan dari partai politik lain dalam mengarungi Pilgub Banten 2024.

Baca Juga: Sufmi Dasco Sesumbar Jagoannya Siap Bertanding Fair Lawan Airin - Ade Sumardi

"Yah dibawa santai saja. Ga ada masalah buat kami, awalnya juga tanpa Golkar. Kan masih banyak tuh ada Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, NasDem, PSI, Prima, Partai Garuda, itu udah banyak, jadi kalau satu partai (hilang) ya no problem," kata Dimyati.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI