Sedih Dengan Kondisi Indonesia Sampai Ingin Jadi WNA? Psikolog Sebut Itu Tanda Gangguan Mental

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Jum'at, 23 Agustus 2024 | 19:55 WIB
Sedih Dengan Kondisi Indonesia Sampai Ingin Jadi WNA? Psikolog Sebut Itu Tanda Gangguan Mental
Ilustrasi putus asa. (pexels/Inzmam Khan)

Suara.com - Kondisi demokrasi di Indonesia dinilai sedang tidak baik-baik saja. Berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai memberatkan rakyat rupanya memang bisa jadi penyebab munculnya gangguan kesehatan mental.

Terlebih bila sampai muncul keinginan ingin ganti kewarganegaraan, psikolog Anastasia Satriyo menyebut bahwa pemikiran itu jadi salah satu tanda adanya masalah mental. Karena mulai terjadi perasaan putus asa.

"Sebenernya itu sudah merasa frustasi, kita hopeless di sini," kata Anastasia kepada Suara.com, dihubungi Kamis (22/8/2024).

Perasaan ingin berganti kewarganegaraan, tak hanya rentan dialami oleh masyarakat yang masih berada di Indonesia. Anastasia mengungkapkan, WNI yang ada di luar negeri bahkan bisa jadi membandingkan kebijakan pemerintah Indonesia dengan negara yang dia tinggali, sehingga merasakan langsung perbedaannya.

"Saya waktu di Belanda bertemu dengan beberapa orang Indonesia yang tinggal di sana selama 7 tahun lebih sampai 10 tahun. Jawaban mereka sama bahwa di Belanda pajaknya gede banget, 45 sampai 50 persen, tapi itu gak apa-apa dan lega. Karena mereka lihat sendiri gimana pajak ini digunakan untuk menjaga fasilitas umum," tuturnya.

Kemudian, ketika membandingkannya dengan pengurusan pajak di dalam negeri justru menimbulkan perasaan kesal dan putus asa.

Berdasarkan Ecological Theory Urie Bronfenbrenner, lanjut Anastasia, kebijakan pemerintah yang tidak adil bagi rakyat kemudian menimbulkan keresahan publik itu berdampak terhadap gangguan mental yang disebut trauma struktural. Gejalanya berupa muncul perasaan depresi dan putus asa terhadap pemerintah.

"Ketidakadilan dan manipulasi pemerintah itu sangat bisa menyebabkan trauma dan penderitaan psikologis yang mendalam buat masyarakat," jelasnya.

Trauma struktural termasuk jenis gangguan mental yang muncul akibat sistem sosial, politik, atau ekonomi yang merugikan individu maupun kelompok secara sistematis dan terus-menerus. Penyebabnya akibat struktur atau institusi dalam masyarakat yang menciptakan ketidakadilan, diskriminasi, serta penindasan.

baca juga

Bila mengalami kondisi tersebut, Anastasia menyarankan untuk istirahatkan diri dari berbagai pemberitaan terkini yang dapat memicu stres.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Mod BUSSID Jalan Tanjakan, Dijamin Ekstrem dan Menantang Adrenalin!

10 Mod BUSSID Jalan Tanjakan, Dijamin Ekstrem dan Menantang Adrenalin!

Tekno | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 19:47 WIB

Sejarah Graha Garuda Tiara Indonesia, Proyek Warisan Orde Baru yang Mangkrak Sampai Sekarang

Sejarah Graha Garuda Tiara Indonesia, Proyek Warisan Orde Baru yang Mangkrak Sampai Sekarang

Lifestyle | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 19:13 WIB

Shin Tae-yong Singgung Kualitas Pratama Arhan, Imbas Kasus Perselingkuhan?

Shin Tae-yong Singgung Kualitas Pratama Arhan, Imbas Kasus Perselingkuhan?

Your Say | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 18:52 WIB

Kekuatan Bertambah, Shin Tae-yong Ungkap Alasan Bawa Maarten Paes ke Arab Saudi

Kekuatan Bertambah, Shin Tae-yong Ungkap Alasan Bawa Maarten Paes ke Arab Saudi

Bola | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 18:47 WIB

Jelang ASEAN Womens Championship, Satoru Mochizuki Panggil 22 Pemain

Jelang ASEAN Womens Championship, Satoru Mochizuki Panggil 22 Pemain

Your Say | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 18:33 WIB

Jelang Putaran 3 Kualiifkasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Dapat Dana Segar

Jelang Putaran 3 Kualiifkasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Dapat Dana Segar

Bola | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 18:25 WIB

Rekan Ragnar Oratmangoen di FCV Dender: Saya Cinta Indonesia

Rekan Ragnar Oratmangoen di FCV Dender: Saya Cinta Indonesia

Bola | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 18:15 WIB

Terkini

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 18:17 WIB

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:15 WIB

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:11 WIB

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 18:10 WIB

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:05 WIB

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:03 WIB

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 18:02 WIB

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:00 WIB

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:58 WIB

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 17:57 WIB

×