Dengan demikian, masyarakat Kalimantan Timur dapat turut berpartisipasi dalam perayaan HUT RI di IKN, baik secara langsung maupun melalui siaran langsung.
"Meskipun akses ke IKN masih terbatas, pemerintah telah berupaya mengakomodir keinginan masyarakat untuk ikut merayakan momen bersejarah ini," tegas Firdaus.

Sementara Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni menyatakan bahwa kegiatan HUT RI adalah hajatan bangsa dan dimeriahkan di mana saja.
"Tidak mesti harus datang ke IKN. Tiap tahun biasa HUT RI diadakan di Istana Presiden, Jakarta, dan tidak semua masyarakat di sana juga hadir. Pasti berdesakan," ucap saat ditemui di Bendungan Sepaku Semoi, Jumat.
Namun, pihaknya juga berkomitmen melibatkan representasi dari masyarakat lokal pada HUT RI di IKN, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga tokoh perempuan, mewakili dari 10 kabupaten/kota di Kaltim.
"Kuota yang dibatasi tersebut demi keamanan bersama karena kondisi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN masih dalam pembangunan. Terlepas itu, Mari bersama meriahkan HUT RI secara riang gembira," tutur Raja Juli.