1. Pendarahan
Risiko ini bisa terjadi selama atau setelah operasi sedot lemak. Oleh sebab itu harus dilakukan penanganan tepat guna mencegah pendarahan makin serius.
2. Risiko Anestesi
Pada metode sedot lemak biasanya dilakukan anestesi, Namun bukan tanpa risiko karena pemberian anestesi dapat menyebabkan risiko komplikasi, seperti reaksi alergi atau masalah pernapasan.
3. Penumpukan Cairan
Risiko lain adalah adanya penumpukan cairan dalam tubuh yang menjadi risiko pasca operasi sedot lemak. Jika terjadi akumulasi cairan setelah sedot lemak, segera lakukan konsultasi dengan dokter atau ahli bedah plastik yang melakukan prosedur tersebut.
4. Infeksi
Infeksi streptokokus (strep) atau stafilokokus (staph), dapat terjadi pasca operasi. Inilah pentingnya menjaga kebersihan dan memberikan antibiotic.
5. Emboli lemak Atau Terganggunya Aliran Darah
Baca Juga: Luna Maya Singgung Alasan Kebanyakan Artis Pilih Oplas, Ternyata Insecure Gara-Gara Komentar Netizen
Potongan kecil lemak yang terlepas dapat menyebabkan emboli lemak, yang dapat menghalangi aliran darah dan menyebabkan komplikasi serius. Pemahaman dan pencegahan terhadap risiko ini sangat penting.