Hadir di Forum Politik Tingkat Tinggi New York, Mensos Risma Optimis Entaskan Masalah Kemiskinan dan Kelaparan

Senin, 15 Juli 2024 | 14:21 WIB
Hadir di Forum Politik Tingkat Tinggi New York, Mensos Risma Optimis Entaskan Masalah Kemiskinan dan Kelaparan
Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini atau akrab disapa Risma di Forum Politik Tingkat Tinggi (High Level Political Forum) yang dilaksanakan oleh Global Taskforce of Local and Regional Governments (GTF LRG) yang dikoordinasikan bersama Departemen Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDESA), dan didukung oleh UCLG, UN Habitat dan UNDP di New York. (Dok: Kemensos)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Beri Perhatian di Bidang Perumahan

Mantan Wali Kota Surabaya ini menuturkan, Pemerintah Indonesia telah meluncurkan program permakanan gratis bagi kelompok rentan, seperti lanjut usia tunggal dan disabilitas tunggal.

Selain itu, bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), sembako, dan anak yatim piatu (YAPI) juga telah disalurkan setiap bulan melalui transfer tunai kepada keluarga miskin.

"Kami sekarang dapat menyediakan program permakanan gratis bagi lansia dan penyandang disabilitas yang tinggal sendiri. Program ini didukung oleh kelompok masyarakat (pokmas) setempat yang memasak dan mengirimkan makanan kepada mereka setiap hari," jelas Risma.

Dalam bidang perumahan, lanjut Risma, Kemensos menyediakan dua bentuk dukungan utama, yaitu rusun sewa murah (hanya Rp10 ribu per bulan) dan renovasi atau pembangunan rumah baru.

Saat ini, kata dia, sudah terbangun 3 (tiga) rusun sewa murah dan hampir 16.000 rumah telah direnovasi atau dibangun kembali di seluruh Indonesia dalam tiga tahun terakhir.

Risma juga menuturkan, dalam mengatasi masalah aksesibilitas di daerah perbatasan dan komunitas terpencil, Kemensos memanfaatkan teknologi sebagai enabler. Seperti: bus sekolah, kapal sekolah, sepeda motor listrik, sampai dengan pembelajaran melalui broadband learning center.

Upaya ini juga mencakup penyediaan akses air bersih melalui mesin pengolah air (SWRO-Sea Water Reverse Osmosis) yang dijalankan dengan tenaga surya.

Kemudian ada program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA), lebih dari 28.775 Keluarga telah digraduasi dari kemiskinan dan tidak lagi terdaftar sebagai penerima bantuan sosial.

Baca Juga: Demokrat Pede Khofifah-Emil Tak Tertandingi di Pilgub Jatim, Sekalipun Lawan Politikus PDIP Ini

Adapun program ini mendukung kewirausahaan dan juga memberikan pelatihan vokasional berikut peluang kerja bagi penyandang disabilitas dan komunitas, termasuk di titik terluar Indonesia, dari Aceh di Barat sampai Skouw (Papua) di Timur, serta dari Siau (Sulut) di Utara sampai Rote Ndao (NTT) di Selatan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI