Tiga Kata Ibunda Pegi Setiawan Pasca Gugatan Praperadilan Dikabulkan

Galih Prasetyo Suara.Com
Senin, 08 Juli 2024 | 10:51 WIB
Tiga Kata Ibunda Pegi Setiawan Pasca Gugatan Praperadilan Dikabulkan
Tiga Kata Ibunda Pegi Setiawan (kiri) Pasca PN Bandung Kabulkan Gugatan Praperadilan [Tangkap layar Youtube]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pegi Setiawan dibebaskan dari status tersangka pembunuhan Vina Cirebon dan Eky pada 2016. Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jawa Barat mengabulkan permohonan gugatan sidang praperadilan Pegi.

Hakim tunggal Eman Sulaeman dalam amar putusan di PN Bandung, Senin (8/7/2024) menyatakan penetapan tersangka oleh Polda Jabar kepada Pegi tidak sah dan dibatalkan demi hukum.

"Mengadili mengabulkan praperadilan proses penetapan kepada pemohon atas nama Pegi Setiawan dinyatakan tidak sah dan dibatalkan demi hukum," kata Eman dikutip dari Antara.

Pasca gugatan sidang praperadilann dikabulkan, rasa bahagia diungkap oleh ayah dan ibu Pegi Setiawan. Ayah Pegi, Rudi mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang berikan dukungan.

Hal senada juga disampaikan oleh ibunda Pegi Setiawan, Kartini. Berurai air mata, Kartini mengaku sangat bahagia dengan keputusan hakim Eman.

Ia mengatakan sejak awal sidang praperadilan sudah yakin hakim akan bebaskan Pegi karena menurutnya sang anak tidak bersalah.

"Terima kasih kepada netizen Indonesia yang selama ini memberikan dukungan kepada Pegi," ucap Kartini seperti dilihat dari tayangan CNN Indonesia.

Sementara itu, salah satu kuasa hukum Pegi Setiawan mengatakan bahwa hasil putusan PN Bandung ini menjadi pelajaran untuk Polda Jabar agar tidak langsung menetapkan tersangka kepada seseorang.

Eman menjelaskan bahwa penetapan tersangka kepada Pegi di kasus Vina Cirebon tidak sesuai dengan prosedur dan tidak sah menurut hukum yang berlaku.

Baca Juga: Berharap Hakim Kabulkan Gugatan Praperadilan Anaknya, Ibu Pegi Setiawan Minta Doa Netizen

"Menyatakan tindakan termohon sebagai tersangka pembunuhan berencana adalah tidak sah dan tidak berdasarkan hukum,” ungkap Eman.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI