Anak Buah Resign usai Menkominfo Budi Arie Didesak Mundur, Puan Usulkan Ini ke Jokowi

Kamis, 04 Juli 2024 | 13:09 WIB
Anak Buah Resign usai Menkominfo Budi Arie Didesak Mundur, Puan Usulkan Ini ke Jokowi
Anak Buah Resign usai Menkominfo Budi Arie Didesak Mundur, Puan Usullkan Ini ke Jokowi . [Inibalikpapan.com]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara soal pengunduran diri Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan dan adanya desakan mundur Budi Arie dari jabatan Menkominfo imbas kasus peretasan Pusat Data Nasional (PDN). 

Puan awal menyampaikan, jika adanya kasus peretasan hingga tak adanya becak data nasional tidak boleh terjadi kembali. 

"Ini kan memang satu hal yang menurut kami di DPR sudah dibahas di Komisi I hal yang harusnya tidak terjadi seperti ini," kata Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/7/2024). 

Untuk itu, kata dia, jika ada pihak-pihak yang merasa lalai dalam hal itu, maka sudah betul harus mengevaluasi diri. 

Ketua DPR RI Puan Maharani. (Suara.com/Bagaskara)
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Suara.com/Bagaskara)

"Jadi secara konkret dievaluasi kemudian tindaklanjutnya seperti apa, pihak-pihak yang kemudian merasa lalai atau kemudian bertanggung jawab ya sebaiknya bisa mengevaluasi diri," ungkapnya. 

Sementara itu, terkait munculnya desakan agar Budi Arie mundur dari jabatannya sebagai Menkominfo, Puan menyampaikan, seharusnya memang Presiden Jokowi harus lakukan evaluasi jika ada pembantunya kurang maksimal dalam bekerja. 

"Menteri itu merupakan orang yang membantu presiden, jadi ya selama dalam menjalankan tugasnya tidak bisa maksimal ya mungkin bisa dievaluasi oleh presiden," pungkasnya. 

Mundur usai PDN Diacak-acak Hacker

Sebelumnya, Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sejak 1 Juli 2024. 

Baca Juga: Minta Semua Data Nasional Di-back Up usai PDN Dibobol Hacker, Jokowi: Agar Kita Tak Terkaget-kaget Lagi

Hal ini berkaitan dengan kasus serangan server Pusat Data Nasional (PDN) yang dilakukan kelompok Brain Cipper Ransomware. Aksi peretasan terhadap  PDN lewat serangan siber dalam bentuk ransomware terjadi pada Senin (17/6/2024) lalu. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI