Suara.com - Kapolda Sumatera Barat, Irjen Suharyono mengklaim telah mengantongi bukti kuat soal pelajar SMP bernama Afif Maulana alias AM (13) yang dituding menjadi pelaku tawuran. Menurut Suharyono, bukti itu didapatkan setelah polisi menduplikasi isi ponsel milik bocah laki-laki itu.
“Afif memang pelaku tawuran, handphone-nya sudah saya cloning, sudah saya buka,” kata Suharyono, saat dikonfirmasi, Kamis (4/7/2024).
Berdasar bukti yang dipegangnya, Irjen Suharyono menyebut jika Afif yang menjadi dalang aksi tawuran antarpelajar. Bahkan, rekannya Aditya, yang ditangkap saat berboncengan motor dengan Afif, ikut tawuran atas ajakan Afif.
“Ternyata Afif itu sudah ada percakapan dengan Aditya itu memang yang mengajak tawuran, itu malah Afif Maulana itu,” jelasnya.
Selain itu, Kapolda juga mengaku juga memegang bukti video yang menunjukan Afif sedang memegang pedang berukuran panjang dan mencari lawan tawuran.
![Orang tua Afif Maulana, pelajar SMP yang tewas diduga disiksa polisi. [Suara.com/ Saptra S]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/06/25/78286-orang-tua-afif-maulana.jpg)
Video itu, lanjutnya, dikirimkan ke Aditya sekira pukul 10 malam, sebelum kejadian.
“(Dalam video) menggambarkan bahwa Afif Maulana membawa pedang. Jam 10 itu menanyakan dulu ke Aditya, ‘ada tawuran gak malam ini?,” ucapnya meniru perkataan Afif.
Setelahnya, Aditya merespons pertanyaan Afif dengan menyuruhnya untuk datang ke rumah.
“Akhirnya dijawablah ‘kamu ke rumah dulu saja’,” jelas Suharyono.
Kemudian, Afif berangkat ke rumah Adit. Mereka juga sempat membuat mie instan di rumah Adit, sebelum tawuran. Setelahnya sekitar pukul 1.30 WIB mereka menuju ke lokasi.