"Faktanya begitu, bahkan yang bermain di tempat playground itu adalah orang-orang yang baru belajar," ungkap hacker baik yang menemukan celah situs KPU dan dapat mengakses data pemilih.
Ancaman Internet Indonesia Shut Down
Lebih lanjut, Daniel Mananta juga ikut menyoroti soal jajaran pimpinan lembaga yang mengawal keamanan siber di Indonesia.
"Di PDN, orang yang ngurusin ini itu orang-orang di generasi baby boomer, agak ketinggalan jaman kah? Netizen aja mulai becanda sampai bilang, bapak tahu enggak cara bikin PDF. Kayaknya decision maker-nya orang-orang yang lebih tua dari kita, dan mereka enggak tahu menahu juga soal teknologi ini," kata Daniel.
Putra Aji pun memberikan pendapatnya. Menurutnya, sistem PDN cukup aman dan teknisi di dalamnya juga hebat.
Ia juga mengapresiasi pemerintah karena para white hacker sudah sedikit-sedikit dilibatkan untuk mencari celah kemungkinan peretasan. Sehingga bisa turut meningkatkan kualitas keamanan siber sistem pemerintah Indonesia.
Akan tetapi reward atau penghargaan yang diberikan belum sebanding jika dibandingkan dari pemerintah di luar negeri.
Selain itu, ada hal yang digaris bawahi oleh Putra Aji yaitu seharusnya pemerintah dan masyarakat harus lebih siap jika memang data seluruh Indonesia bakal dijadikan terpusat.
"Saya pernah dengar statement dari salah satu jendral yang maju ke DKI. Dia pernah bilang nanti suatu hari internet kita di di Indonesia bakal shut down. Ternyata secara enggak langsung terbukti."
"Terbuktinya, 282 lembaga atau kementerian itu terkena imbasnya. Itu impact nya bukan cuma down, tapi juga ekonomi kita. Sistem perpajakan, imigrasi, PPDB, macam-macam."
Baca Juga: PDN Diretas, Apa Ada Orang Dalam? Pemuda Pernah Hack Situs NASA Sebutkan Beberapa Kejanggalan
"Makanya, kita harus lebih sigap dan siap ketika layanan publik dijadikan satu sistem. Kita harus benar-benar siap, mulai dari people, teknologi dan prosesnya. Karena sebelumnya banyak sekali kebocoran terjadi. Jadi kita harus lebih jeli dan teliti menghadapi serangan siber yang terjadi," ujar Putra Aji.