Budi Arie Setiadi

Kamis, 27 Juni 2024 | 20:06 WIB
Budi Arie Setiadi
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto saat memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri tentang pemberantasan judi online di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (19/6/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Karier

Karier jurnalistik Budi dimulai di mingguan Media Indonesia pada tahun 1994. Ia mendirikan mingguan bisnis Kontan pada tahun 1996. Karena latar belakang aktivisnya, tulisannya sering kali kritis terhadap dunia bisnis. Ia pernah diperingatkan oleh pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama, karena tulisannya yang tajam.

Budi bekerja sebagai jurnalis hingga tahun 2001, kemudian pindah ke perusahaan Mandiri Telekomunikasi Utama sebagai presiden direktur dari tahun 2001 hingga 2009. Ia juga menjabat sebagai General Manager Tabloid Bangsa dari tahun 2008 hingga 2009, serta memimpin beberapa perusahaan non-media.

Budi terlibat dalam aksi protes saat jatuhnya Suharto pada tahun 1998 dan terpilih sebagai ketua Ikatan Alumni UI, menjabat hingga tahun 2001. Ia mendirikan Gerakan Sarjana Jakarta (GSJ) dan Masyarakat Profesi Indonesia (MPI), serta membantu mendirikan Keluarga Besar (KB) UI.

Politik

Dalam dunia politik, Budi pernah menjadi Kepala Balitbang PDI Perjuangan DKI Jakarta (2005-2010) dan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta. Pada Pemilu Legislatif 2009, ia mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI untuk DKI Jakarta III. Pada Agustus 2013, ia mendirikan PROJO, kelompok relawan pendukung Joko Widodo. PROJO berperan penting dalam pencapresan Jokowi hingga menjadi Presiden Ketujuh Indonesia.

Selain menjabat sebagai Ketua Umum PROJO, Budi juga menjadi Dewan Penasihat ILUNI UI.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI