Ridwan Kamil memulai karier sebagai arsitek di berbagai firma di Amerika Serikat setelah lulus dari Universitas California, Berkeley. Pada 2002, ia kembali ke Indonesia dan pada 2004 mendirikan perusahaan konsultan Urbane. Urbane dikenal internasional dan telah menerima berbagai penghargaan, termasuk BCI Asia Awards dan BCI Green Award. Ridwan berhenti sebagai Prinsipal PT. Urbane Indonesia pada 2013 untuk menjabat sebagai Wali Kota Bandung.
Proyek Arsitektur dan Masjid
Ridwan Kamil juga dikenal karena membangun masjid, seperti Masjid Raya Al-Jabbar di Jawa Barat, Masjid Syekh Ajlin di Gaza, Palestina, dan Masjid 99 Kubah di Makassar. Ia mengajar sebagai dosen di ITB hingga 2018 dan pernah menjabat sebagai konsultan urban design di berbagai perusahaan internasional.
Kontroversi sebagai Gubernur
Selama masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku meraih 345 penghargaan nasional dan internasional. Namun, masa kepemimpinannya juga diwarnai kontroversi, termasuk pembangunan kolam renang di rumah dinasnya dengan biaya Rp 1,5 miliar, pembentukan Tim Akselerasi Pembangunan yang dituding nepotisme, dan pembangunan Masjid Al-Jabbar yang memakan biaya triliunan rupiah dari APBD.