Jatah Uang Bulanan dari Kementan Naik Pesat Terbongkar, Begini Cara SYL Bela Istri di Sidang

Senin, 03 Juni 2024 | 22:59 WIB
Jatah Uang Bulanan dari Kementan Naik Pesat Terbongkar, Begini Cara SYL Bela Istri di Sidang
Jatah Uang Bulanan dari Kementan Naik Pesat Terbongkar, Begini Cara SYL Bela Istri di Sidang. [Suara.com/Alfian Winanto]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Jatah uang istri Syahrul Yasin Limpo (SYL), Ayun Sri Harahap yang berasal dari Kementerian Pertanian disebut makin melonjak hingga sebesar Rp30 per bulan. Fakta itu diungkap oleh mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) pada Rumah Dinas (Rumdin) Menteri Pertanian, Sugiyatno saat beraksi dalam sidang kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan dengan terdakwa SYL di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (3/6/2024).

Awalnya, Ketua Majelis Hakim Rianto Adam Pontoh mencecar saksi Sugiyanto soal kenaikan dratis soal uang bulanan Ayun dari Kementan. 

“Rp15 juta awal-awal 2020, kemudian naik berapa?” tanya Pontoh.

“Rp25 juta,” jawab Sugiyatno.

“Langsung Rp25 juta?” tanya Pontoh memastikan.

Istri terdakwa Syahrul Yasin Limpo, Ayun Sri Harahap (tengah) saat mengikuti sidang lanjutan kasus pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertaniandi Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (29/5/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Istri terdakwa Syahrul Yasin Limpo, Ayun Sri Harahap (tengah) saat mengikuti sidang lanjutan kasus pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertaniandi Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (29/5/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

“Iya,” timpal Sugiyatno.

“Setelah Rp25 juta, terakhir?” tanya Pontoh lagi.

“Rp30 juta,” imbuh Sugiyatno.

Sugiyatno mengatakan uang tersebut diambil dari pihak rumah tangga pimpinan, tetapi dia mengaku tidak mengetahui nama pemberinya. Ia mengaku hanya ditugaskan untuk mengambil tersebut.

Baca Juga: Sunat Duit Perjalanan Dinas Pegawai, Skenario 'Upeti' SYL Selama jadi Mentan Terbongkar di Sidang

“Itu untuk apa?” tanya Pontoh.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI