Kasus Kekerasan Berujung Pingsan, Santri di Pondok Pesantren Modern Sahid Diduga Dibully Kakak Kelas

Andi Ahmad S Suara.Com
Selasa, 14 Mei 2024 | 17:43 WIB
Kasus Kekerasan Berujung Pingsan, Santri di Pondok Pesantren Modern Sahid Diduga Dibully Kakak Kelas
Ilustrasi bullying di Pondok Pesantren Modern Sahid [Pixabay]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

"Katanya yang pertama, dipukul, kepalanya dijedotin di tembok dan loker, kemudian, perutnya ditendang pake dengkul, dijadikan samsak, dicekik," papar dia.

Sebelum melakukan aksi kekerasan, para pelaku menanyakan kepada enam adik kelasnya itu soal penggunaan obat-obatan.

"Yang pertama dia ditanya kenapa, "lu ngobat yah", katanya," jelasnya.

Padahal, kata Diah, Raffi itu memang sedang mengalami sakit badan selama tiga hari.

"Itu dia bilang ke saya, ya jadi dikasih obat, maxtril, CTM dan Antimo. Temennya juga demam, dan gatel-gatel juga, minum CTM," papar dia.

Sehingga, kakak kelasnya menyangka para korban itu mabuk obat-obatan di pondok pesantren Modern Sahid Bogor.

"Itu kan obatnya bikin ngantuk banget ya, mangkanya dia tidur terus, disangka mabok, padahal saya tau dia abis minum obat," jelas dia.

Kontributor : Egi Abdul Mugni

Baca Juga: Tanggung Biaya Persalinan, Raffi Ahmad Booking Rumah Sakit Mahal Untuk Mpok Alpa

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI