Menurut keterangan warga sekitar, awal mula dinamakan tanjakan emen yaitu pada tahun 90-an terjadi tragedi laka lantas dengan korban jiwa seorang sopir bernama Emen.

Terletak di perbatasan antara Kabupaten Subang dengan Bandung Barat tepatnya di Jalan Raya Subang, Kecamatan Ciater. Tanjakan Emen kerap dikaitkan dengan hal-hal mistis seperti harus memberikan klakson jika akan melintas, atau melemparkan rokok yang menyala.
Sekedar informasi, sebelumnya kecelakaan maut terbaru diduga akibat rem blong, sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan pelajar SMK asal Depok, Jawa Barat, mengalami kecelakaan di jalan turunan Ciater, Subang, Sabtu (11/5) sekitar pukul 18.45 WIB.
Sebanyak sebelas orang dilaporkan tewas, termasuk seorang pengendara sepeda motor.