Miris, Bayi Lahir dari Rahim Ibu yang Meninggal Akibat Serangan Israel di Rafah

Chandra Iswinarno Suara.Com
Senin, 22 April 2024 | 12:26 WIB
Miris, Bayi Lahir dari Rahim Ibu yang Meninggal Akibat Serangan Israel di Rafah
Petugas medis Mesir merawat bayi prematur Palestina yang dievakuasi dari Gaza di sebuah rumah sakit di Ibu Kota Kairo, Mesir, Senin (20/11/2023). [Egyptian Health Ministry / AFP]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

"Setelah itu kita lihat kepergiannya, dan ke mana anak ini akan pergi, ke keluarga, ke bibi atau paman atau kakek dan neneknya. Inilah tragedi terbesar. Kalaupun anak ini selamat, dia terlahir sebagai yatim piatu," ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Militer Israel mengungkapkan pihaknya mengatakan bahwa sasaran yang diserang di Gaza termasuk kompleks militer, pos peluncuran dan orang-orang bersenjata.

Namun hal tersebut disangkal warga Palestina Saqr Abdel Aal. Ia mengatakan bahwa semua yang terbunuh merupakan warga sipil

"Apakah Anda melihat satu orang di antara mereka yang terbunuh?" katanya.

"Semuanya perempuan dan anak-anak," katanya.

"Seluruh identitas saya telah dihapus, termasuk istri, anak-anak, dan semua orang."

Sementara itu, lebih dari setengah jumlah 2,3 juta penduduk Gaza memadati Rafah untuk mencari perlindungan dari serangan Israel yang telah menghancurkan sebagian besar Jalur Gaza selama enam bulan terakhir.

Bahkan, Israel mengancam melakukan serangan ke wilayah tersebut, usai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pejuang dari kelompok militan Hamas harus dilenyapkan untuk memastikan kemenangan Israel dalam perang tersebut.

Baca Juga: Palestina Gagal Jadi Anggota Penuh PBB, PKS: AS Tak Dukung Perdamaian Dunia

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI